SEI MANGKEI “JALAN” TANPA PENGUSAHA LOKAL

MedanBisnis – Medan. Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumatera Utara Parlindungan Purba mengungkapkan hingga kini belum ada keterlibatan pengusaha lokal di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Simalungun.
“Sejauh ini, Sei Mangkei masih “jalan” tanpa pengusaha lokal. Tapi kita sangat mengharapkan keterlibatan lokal di sana. Karena nilai investasinya cukup besar. Tapi lokomotifnya memang tetap harus asing. Apindo juga akan melakukan pertemuan dengan pengelola Sei Mangkei supaya pengusaha Sumut bisa berkontribusi terutama yang kecil dan menengah,” ujarnya kepada MedanBisnis, Rabu (19/9).

Sebelumnya, pemerintah melalui Menko Perekonomian RI, Hatta Rajasa di Jakarta, mengungkapkan berencana mempercepat persiapan sarana infrastruktur untuk mendorong operasional KEK Sei Mangkei. Apalagi sejumlah investor sudah berkomitmen untuk berinvestasi di sini, termasuk perusahaan multinasional Unilever dari Inggris.

Parlindungan mengatakan, pihaknya mendorong proyek ini segera jalan. Sebab, tidak bisa dipaksakan supaya pelaku usaha lokal ikut terlibat. “Perekonomian kan tumbuh dengan sendirinya. Tapi memang perlu juga ada komitmen dari pengusaha lokal, karena itu dalam waktu dekat, saya akan bertemu dengan Bupati Batubara, Simalungun dan pihak Propsu bersama dengan BKPM untuk membicarakan apa peluang usaha di sana,” kata Parlindungan. Ia melanjutkan, komitmen Unilever untuk investasi di sana juga sudah cukup bagus dan hal ini bisa menjadi pertanda kalau wilayah Sei Mangkei ini akan menjadi poros ekonomi yang bisa menyokong perekonomian Sumut.

Idealnya, kata Parlin, pengusaha lokal harus berkontribusi 50% di Sei Mangkei. Memang kita harus undang asing dulu dan sesudah itu pengusaha lokal akan ikut berkontribusi. “Kalau tidak bisa untuk hal besar, bisa berkontribusi yang kecil-kecil saja, misalnya pengadaan bahan baku atau makanan untuk pekerjanya. Ini tidak masalah karena tujuannya adalah menciptakan lapangan kerja dan bisa menyumbang GDP ke Sumut.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumut, Irfan Mutyara, mengungkapkan hal senada. “Saya belum ada tahu pengusaha lokal terlibat dalam Sei Mangkei. Selain karena nilai investasinya cukup besar, pengusaha lokal juga belum ada kesempatan untuk berkontribusi.

Sebab hingga kini proyeknya juga belum jalan sepenuhnya. Tapi begitupun, kita sangat berharap ada keterlibatan pengusaha lokal disana,” katanya.

Dia mengungkapkan, adanya pergantian direksi di PTPN3 juga sedikit mempengaruhi proyek Sei Mangkei. Itu sebabnya pemerintah berencana untuk mempercepat Sei Mangkei.”Pengusaha juga sangat berharap bisa berperan dalam Sei Mangkei. Karena ini satu proyek yang bisa membawa perubahan besar untuk sumut. Memang jauh letaknya. Tapi kiri kanan akan bisa tumbuh nantinya karena ekonomi akan jalan dengan sendirinya,” kata Irfan. (elvidaris simamora)
sumber: medanbisnisdaily

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *