PENAHANAN DUA TERSANGKA KORUPSI PPKAD SIANTAR DIPERPANJANG

TRIBUN-MEDAN.com, PEMATANGSIANTAR – Kejaksaan Agung RI akhirnya memperpanjang masa penahanan dua tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang di Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah Kota Permatangsiantar. Mengingat telah berakhirnya masa penahanan selama 40 hari pada 06 September 2012 yang lalu.

Kejaksaan Agung mengajukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada tanggal 23 Agustus 2012. Pengajuan perpanjangan masa tahanan dimintakan selama 30 hari selanjutnya. Sementara itu, tim Penyidik telah melakukan koordinasi dengan BPKP dalam rangka untuk perhitungan kerugian negara dalam kasus tersebut. Hal itu sesuai dengan siaran pers Kejagung dalam portal resminya, yang dikutip tribun-medan.com, Jumat (21/9/2012).

Sementara itu, pada tanggal 29 Agustus yang lalu Tersangka Juni A Setiawan Girsang SE., Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Dan Asset Daerah Kota Permatang Siantar dan Tersangka Very Eva Susanti Siregar, Bendaharawan pada Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan Dan Asset Daerah Kota Permatang Siantar dilakukan pemeriksaan. Keduanya diperiksa sebagai saksi antara satu dengan lainnya.

Tim Penyidik memeriksa di dua tempat berbeda, untuk Very Eva Susanti Siregar, pemeriksaannya selaku Saksi dilakukan di Rutan Pondok Bambu Jakarta Timur. Dan Juni A Setiawan Girsang SE, pemeriksaannya selaku Saksi dilakukan di Rumah Tahanan Negara Salemba Cabang Kejaksaan Agung RI.

Informasi lain juga dicantumkan dalam situs remsi Kejagung, pada tanggal 15 Agustus yang lalu tim penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap satu orang saksi yaitu EHS. EHS merupakan seorang staf khusus Wali Kota Pematangsiantar.
sumber: medan.tribunnews

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *