KORBAN PENGANIAYAAN MENGADU KE POLRESTA TANJUNGBALAI

T.BALAI (Berita) : Korban penganiayaan.  Ismail, warga jalan DI. Panjaitan, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan ST Raso, kota Tanjungbalai, Kamis (20/9) sekitar  pukul 14.30 Wib, datang dan mengaduan terjadinya penganiayaan dirinya di kantor Polresta Tanjungbalai. Ismail, korban penganiayaan itu diterima Briptu. Irwan diruang Pos jaga Polresta Tanjungbalai.

Ismail, korban penganiayaan itu didampingi keluarganya, korban melaporkan dan menjelaskan kejadian penganiayaan dirinya terjadi, Kamis (20/9) sekitar pukul 11. 30 Wib di lokasi Sorum P. Surya jalan Imambonjol, kota Tanjungbalai, korban datang menggunakan kenderaan bermotor, tujuan untuk menanyakan Bon barang sepeda motor yang diganti pihak Bengkel P. Surya, saat itu korban menanyakan Bon barang itu pada seorang dikenalnya initial A.

A menjawab mengatakan, Bon barang kereta sudah diserahkan ke Pos, tak tau lagi saya kemana Bon itu, korban menjawab mengatakan kenapa tidak tahu pak, tapi kalau tak ada udahlah kata korban, lalu korban keluar dari lokasi P. Surya, memoto lokasi P. Surya, disaat korban datang seorang perempuan kulit pitih rambut pirang (warga keturunan ) WNI berteriak menyerang korban mengatakan kenapa poto-poto, seraya memukulkan tangannya kepeda korban, korban tidak melakukan perlawanan, menghindar pukulan seorang perempuan rambut pirang itu.

Saat korban bertengkar mulut dengan perempuan rambut pirang itu, korban melihat seorang lelaki WNI (keturunan) dikenalnya datang dari dalam ruang P. Surya, korban saat soal jawab dengan seorang perempuan itu, lelaki yang datang tersebut langsung memukul korban dengan besi/gelas, akibatnya korban luka berlumuran, korban berlumuran darah, diserang lagi oleh perempuan rambut pirang, sejumlah saksi mata saat kejadian itu kepada korban, mengatakan bawa korban berobat kerumah sakit, lukanya cukup parah dan nanti kehabisan darah.

Korban masih mampu, membewa kenderaannya melapor dan langsung kerumah Sakit Sakit Umum berobat dan korban diruang UGD RSU mendapat perawatan serius karena luka dibagian kening kepala korban dilumuri darah, ternyata korblaporan an mengalami luka robek dikening, pelipis mata, pipin, tangan, mendapat jahitan sekitar 15 jhitan, setelah itu korban membuat laporan di Pos jaga Polresta Tanjungbalai dan setelah laporan itu, korban dilimpahkan kepenyidik Reskrim Polresta. Sekitar pukul 20. 30 Wib, korban keluar dari ruang Reskrim Lidik II. Polresta Tanjungbalai, tambah keluarga korban.

Briptu Irwan saat dikonfirmasi wartawan di pos jaga Polresta membenarkan menerima laporan korban. Ismail dan pihak petugas UGD RSU kota Tanjungbalai tidak menyebut namanya membenarkan, korban Ismail mendapat perawatan, korban mengalami luka robek dikening, pelipis mata, pipin dan tangan dengan luka jahitan sekitar 15 jahitan. (syn)
sumber: beritasore

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *