BERKAS PERMOHONAN PASPOR LENGKAP, LANGSUNG FOTO

Di Kanim Kelas I Khusus Medan

Medan-andalas Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanannya kepada masyarakat yang hendak mengurus permohonan paspor. Para pemohon yang biasanya menunggu hingga beberapa hari setelah memasukkan permohonan paspor untuk proses wawancara dan foto, tidak perlu menunggu lagi.

Terhitung mulai 10 September 2012, hal seperti itu sudah tidak terlihat di Kanim Kelas I Khusus Medan. Pasalnya, sesuai arahan dari Kakanim, Friement FS Aruan, pelayanan terhadap permohonan paspor dilakukan dengan dengan cepat. Masyarakat yang mengurus paspor di kantor yang terletak di Jalan Gatot Subroto itu hanya perlu menunggu beberapa menit untuk langsung menjalani proses wawancara maupun foto.

Kakanim Kelas I Khusus Medan, Friement FS Aruan, kepada andalas di ruang kerjanya, Rabu petang, menuturkan hal itu dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Dengan sistem itu, juga dapat menghindarkan praktek percaloan sekaligus penertiban dalam memproses berkas pemohon.

“Manfaat kebijakan baru ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, untuk mencegah terjadinya praktek percaloan dan sistem timpa-menimpa. Sebab, pemohon dapat melihat dengan berkasnya apakah diproses dengan benar atau tidak,” sebut Friement.

Diakui Friement, kebijakan ini dapat menghemat waktu pemohon serta memberikan kepastian tentang penyelesaian paspor. Dimana pemohon yang telah memasukkan berkasnya, tidak perlu menunggu lebih lama untuk wawancara maupun foto.

“Namun, penyelesaian paspor masih tetap seperti biasa. Artinya maksimal empat hari setelah proses foto dan wawancara,” terangnya.

Untuk mendukung kebijakan itu, Friement juga mengaku pihaknya harus memindahkan peralatan dan ditempatkan di tempat yang dapat dilihat pemohon. Tujuannya agar pemohon dapat melihat berkasnya sudah sampai mana.

“Petugas wawancara dan foto masing-masing ada 5 orang. Namun, antara petugas wawancara denga foto juga ditempatkan petugas lainnya untuk mempermudah proses pelimpahannya,” ujarnya sembari mengaku menempatkan seorang Kasi untuk mengawasi proses pembuatan paspor yang dilakukan pemohon.

Selain itu, Friement juga melengkapi kantornya dengan unit customer care dan unit pengaduan. Unit ini bertugas untuk membantu dan menerima keluhan pemohon.

“Semisal, ada pemohon yang sakit, dapat segera dibantu dengan memberikan kursi roda yang disediakan,” contohnya sembari kembali menuturkan pihaknya harus menambah jam kerja hingga pukul 18.00 WIB untuk melayani sedikitnya 263 pemohon paspor.

Perharinya, sambung Friement, selalu dilakukan evaluasi untuk mengetahui kekurangan petugas dalam memberikan pelayan. Termasuk para pejabat utama yang melayani permohonan paspor.
sumber : harianandalas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *