DUA SAUDARA SEPUPU JADI KORBAN PENIKAMAN

Binjai, (Analisa). Ah Wat (20) dan A Ling (31), saudara sepupu warga Jalan Sutomo Kelurahan Pahlawan Kecamatan Binjai Utara mengadu ke Unit SPK Polresta Binjai,Rabu (19/9).
Keduanya melaporkan aksi penganiayaan disertai penikaman dilakukan lima orang tidak mereka kenal, Selasa (18/9) tengah malam.

Kejadian bermula, saat Ah Wat hendak menutup kedai makanan yang dibuka di depan rumahnya yang berdekatan dengan komplek Taman Makam Pahlawan Kota Binjai, Selasa (18/9) pukul 23.00 WIB.

Setelah selesai berbenah dan bermaksud untuk menutup pintu rumahnya. Tiba-tiba korban dihampiri dua orang pria yang tidak dikenal dan bertanya apakah dia masih menjual makanan.

Korban yang saat itu sedang merapikan barang dagangannya lalu menjawab, dagangannya sudah habis dan kedainya akan segera ditutup. Namun, tidak berapa lama datang tiga orang lagi dan berusaha memukul korban. Salah seorang di antaranya, menghujamkan parang secara membabibuta. Akibatnya, korban mengalami luka di bagian tangan kiri dan perut.

Melihat korban Ah Wat dikeroyok, Aling yang kebetulan mendengar keributan langsung berlari dan berusaha membantu saudara sepupunya. Namun, saat dia berusaha membantu, sabetan parang justru mengenai tangan kanannya.

Keributan itu akhirnya memancing kerumunan warga. Karena panik, para pelaku melarikan diri ke arah komplek pemakaman dan menghilang di tengah kegelapan malam.

Kepada wartawan, korban Ah Wat memperkirakan para pelaku masih remaja yang berusia antara 14 hingga 15 tahun. Salah satu pelaku yang ditandainya memilki ciri berambut jikrak.

“Selama ini saya tidak pernah punya masalah dengan orang lain apalagi dendam. Karenanya, saya juga bingung apa sebenarnya alasan mereka melakukan itu,”jelas Ah Wat.

Petugas Polresta Binjai yang datang tidak lama setelah menerima laporan dari warga, melakukan olah TKP. Di lokasi kejadian, petugas akhirnya mengamankan parang dan sepasang sandal jepit yang diduga milik salah seorang pelaku.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Kasat Reskrim Polresta Binjai AKP Revi membenarkan peristiwa itu. Dugaan sementara, aksi keji yang dilakukan para pelaku bermotif perampokan.(nov)
sumber: analisadaily

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *