DOKTER PUSKESMAS DILAPOR BUAT VISUM PALSU

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Dokter Puskesmas Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat dilaporkan korban penganiayaan, Marlon Pardede (45) karena membuat visum palsu atas dirinya. Dokter yang dilaporkan berinisial dr IB S itu mengeluarkan surat visum yang tidak sesuai rekam medis yang sebenarnya, yang mengakibatkan tersangka penganiaya terhadap dirinya tidak bisa ditahan polisi.

Usai menerima surat bukti lapor dengan nomor TBL/988/IX/2012/SPKT II, tertanggal 18 Desember 2012 dari Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Mapolda Sumut, Marlon yang didampingi kuasa hukumnya, Surya Darma menjelaskan ihwal kasus itu.

Diceritakan, usai kejadian penganiayaan dan penikaman dilakukan Yulial Fakhril, anak oknum Kades Sesurai, Kecamatan Babalan pada 4 Agustus 2012, Marlon langsung membuat pengaduan ke Polsek Pangkalan Brandan. Untuk keperluan bukti lapor, korban diperintahkan membuat visum oleh polisi ke Puskesmas Pangkalan Brandan.

Dalam selembar hasil visum yang dikeluarkan dr IB S dari Puskesmas Pangkalan Brandan hanya menyebut Marlon mengalami luka akibat benda tumpul. “Tentu saja kami protes dan memperjuangkan untuk mendapatkan hasil rekam medis. Setelah berhari-hari kemudian rekam medis dikeluarkan, ternyata isinya berbeda dengan yang di surat visum. Pada rekam medis jelas tertulis luka yang dialami Marlon akibat benda tajam,” ujar kuasa hukum korban, Surya Dharma di Mapolda Sumut, Selasa (18/9/2012).

Menurut Surya, dampak surat visum yang menyebut korban luka akibat benda tumpul sangat merugikan korban dan berakibat tidak ditahannya tersangka.

“Jadi dia (tersangkanya) tidak bisa ditahan karena masuk kategori penganiayaan ringan. Padahal dia luka kena tikam pisau, yang harusnya bisa ditahan,” katanya.

“Kita laporkan dokternya dengan tindak pidana pemalsuan sebagaimana diatur pasal 267 KUHPidana,” tambahnya lagi.

Sebelumnya, penikaman Marlon Pardede (45), Ketua LSM Perjuangan Keadilan (PEKA) Langkat yang dilakukan anak Kepala Desa Securai terjadi akibat LSM tersebut melakukan pendataan penerima raskin.
sumber: medan.tribunnews

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *