KAPAL MASIH BONGKAR MUAT DI SEKITAR PULAU TIKUS

BENGKULU, KOMPAS.com — Kapal berbobot mati 55.000-60.000 ton masih melakukan bongkar muat batubara di sekitar Pulau Tikus, Kota Bengkulu, Selasa (18/9/2012).

Padahal, lokasi itu sudah terlarang untuk bongkar muat batubara karena tidak sesuai dengan peruntukannya sebagai lokasi pengembangan pariwisata.

Setidaknya, sejak Minggu lalu hingga Selasa ini, bongkar muat masih berlangsung. Batubara yang dibawa tongkang dari Kabupaten Bengkulu Utara dipindahkan ke kapal besar di sekitar Pulau Tikus.

Manajer Usaha Terminal PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II Cabang Bengkulu Sabar Haryono mengatakan, bongkar muat batubara keempat kapal itu merupakan bagian dari kontrak yang ditandatangani sebelum 25 Agustus 2012.

Batubara yang dimuat ke kapal itu berasal dari PT Injatama yang memiliki lokasi tambang di Kabupaten Bengkulu Utara. Sebelumnya, Pelaksana tugas Gubernur Bengkulu, Junaidi Hamsyah, melarang bongkar muat batubara di sekitar Pulau Tikus sejak 25 Agustus 2012.

Namun, kapal yang bongkar muat untuk kontrak penjualan batubara yang ditandatangani sebelum tanggal itu masih diperkenankan hingga kapal penuh dan meninggalkan Bengkulu.
sumber: kompas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *