GUNUNG MARAPI SUMBAR MULAI KELUARKAN ASAP

BUKITTINGGI–MICOM: Gunung Marapi yang terletak di antara Kabupaten Tanahdatar dengan Agam, Sumatera Barat, Selasa (18/9) pagi, kembali mengeluarkan asap. Itu terjadi sekitar pukul 08.15 WIB dan pukul 08.30 WIB.

Warga Sawah Dangka, Nagari Sungaipuar, Kabupaten Agam, Suparman, mengatakan asap yang keluar kurang terlihat kurang jelas karena cuaca berkabut. Namun, ia memperkirakan tinggi asap mencapai 200 meter dari puncak gunung.

“Asap yang keluar dari gunung dengan ketinggian 2.891 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu terjadi sekitar pukul 08.15 WIB dan pukul 08.30 WIB,” kata Suparman

Seorang warga lainnya, Lembang, mengaku melihat gunung itu mengeluarkan asap sewaktu dirinya hendak pergi ke sawah. “Hampir setiap pagi dan sore gunung tersebut terlihat menyemburkan asap,” katanya. Hingga saat ini, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi masih menetapkan status “Waspada” atau level II.

Salah satu gunung berapi aktif di Sumbar tersebut pada 3 Agustus 2011 sempat mengeluarkan abu vulkanik berbau belerang dengan ketinggian mencapai 1.000 meter.

Abu itu menjangkau sejumlah daerah di Sumbar seperti Agam, Tanahdatar, Padangpariaman, dan Padangpanjang. Gunung Marapi terakhir kali meletus pada 2005. Dalam kondisi aktif normal, gunung yang berdampingan dengan Gunung Singgalang dan Tandikek itu menjadi salah satu tujuan pendaki baik berasal dari dalam maupun luar Sumatera Barat.

Kawasan Gunung Marapi berketinggian 2.891 mdpl tersebut merupakan area konservasi di Sumbar yakni Suaka Alam Marapi.

Berdasarkan catatan, terhitung sejak akhir abad 18 hingga 2008 gunung itu 454 kali meletus, 50 di antaranya dalam skala besar. Saat dalam status “Siaga”, Kota Bukittinggi merupakan satu daerah untuk evakuasi warga dari kawasan gunung tersebut. (Ant/OL-8)
sumber: mediaindonesia

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *