BERTANI SINGKONG DI BIRU-BIRU

DEVANIA S. MILALA. BIRU-BIRU. “Di mana ada kemauan di situ ada jalan.” Kutipan pepatah ini sangat tepat untuk ‘anak zaman’ sekarang. “Jangan ada kata malas, pintar melihat peluang,” inilah kata yang tepat di situasi serba sulit seperti sekarang ini.

Di daerah perkotaan mungkin lapangan pekerjaan atau peluang buat usaha sudah sulit kecuali untuk pemilik modal. Lain halnya dengan masyarakat pedesaan yang masih banyak peluang untuk mendapatkan uang. Salah satu contohnya adalah bercocoktanam singkong.

Kita banyak melihat tanaman singkong tetapi tidak semua orang tahu memanfaatkan batangnya. Sebagai contoh, di daerah Sibiru-biru (Deliserdang) masyarakat memanfaatkan batang singkong dengan ditanam untuk dijadikan daun singkong Mes dengan harga jual yang sangat menjanjikan bahkan menakjubkan.

Cara membudidayakannya juga cukup mudah. Modalnya hanya batang singkong dan beberapa kilo pupuk urea. Tempat untuk menanamnya juga tidak perlu khusus seperti tanaman lainnya. Bahkan, di bawah pohon sawit sekalipun bisa dilakukan. Masa panen paling lama 3 minggu. Jika musim hujan, seperti saat ini, hanya membutuhkan waktu 2 minggu saja sudah siap untuk dipanen.

Harga daun singkong Mes saat ini adalah Rp 8.000 per bal. Tiap balnya terdiri dari 10 ikat kecil. Cukup menjanjikan dan menggiurkan, bukan?
sumber : sorasirulo

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi AgriBisnis, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *