ASET SIANTAR-SIMALUNGUN HARUS DISELAMATKAN

Siantar-andalas Memperingati HUT XI Upaya Penyelamatan Aset Simalungun (UPAS), seluruh panitia dan undangan berziarah ke makam Raja Sang Nawaluh di Kelurahan Pamatang Kompleks Pemandian Detis Sari Indah, kemarin.

Untuk meningkatkan kesiapan Upaya Penyelamatan Asset Simalungun pada HUT XI di Lapangan Haji Adam Malik Siantar, Ketua DPP UPAS Januarison Saragih SH MH minta, masyarakat etnis Simalungun di Kota Siantar dan Kabupaten Simalungun, jangan menjual harga diri demi untuk kepentingan apa pun.

Harus berpikir dan bertindak sesuai dengan motto ‘Habonaron do Bona’, artinya kejujuran adalah segalanya. Sementara, kepada etnis lain yang ada di dua daerah ini diharapkan jangan merusak jatidiri etnis Simalungun.

Pendirian UPAS dimaksudkan sebagai lembaga yang mengamankan seluruh aset Simalungun yang ada di Siantar dan Simalungun, dari praktik yang tidak baik. Sebab, saat ini diduga sudah ada praktik mafia yang coba mengubah status aset. Jika terbukti akan kita laporkan ke lembaga penegak hukum,” tegasnya sembari menambahkan, etnis Simalungun merupakan etnis yang ramah, suka bergaul dan bergandengan tangan dengan etnis pendatang.

Sementara, Dr JR Saragih sebagai Ketua Presidium Partuha Maujana Simalungun (PMS) berharap, hendaknya etnis Simalungun jangan melupakan sejarahnya.”Karenanya, mari sama-sama bergandengan tangan bekerjasama membangun kedua daerah ini,” ajaknya.

Sedangkan, Wali Kota Pematang Siantar diwakili Ass II, Drs Samuel Saragih mengatakan, acara ini disambut positif Pemko Siantar. Sebab, acara tersebut secara positif telah menghargai adat dan budaya sebagai aset bangsa.(LN)
sumber : harianandalas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *