TEKNOLOGI TEPAT GUNA MAJUKAN BANGSA

PANDAN – Penerapan Teknologi Tepat Guna merupakan salah satu alternatif solusi untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemandirian bangsa, dengan memanfaatkan teknologi secara optimal maka masyarakat akan mampu meningkatkan kwalitas dan kwantitas produknya sehingga bernilai tambah dan berdaya saing tinggi.

Demikian disampaikan Plt Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dalam Pembukaan Jambore Teknologi Tepat Guna XII, Unit Pengelola Kegiatan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan dan Hari Keluarga XIX Tingkat Propinsi Sumatera Utara Tahun 2012 di Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah.

Acara yang direncanakan selama tiga hari terhitung 13 s/d 16 September 2012 akan diisi dengan pameran Teknologi Tepat Guna dari seluruh Kabupaten Kota, BUMN, BUMD, Perusahaan se Sumatera Utara,  Hadir dalam pembukaan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tapnuli Tengah Raja Bonaran Situmeang, M.Hum, Dirjen Pemberdayaan Masyarakat Desa Kemendagri  H. Tarmizi A Karim, Direktur SDA Kemendagri . Johan Susmono, Direktur Kelembagaan Pelatihan dan Masyarakat Kemendagri  Kun Wildan, Ketua DPRD Propinsi Sumatera Utara, Ketua DPRD Kab.Tapanuli Tengah, Ketua Tim Penggerak PKK Sumatera Utara Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho, Kepala BKKBN Sumatera Utara, Kepala SKPD se Sumatera Utara, Tokoh Agama, Tokoh adat, Tokoh Masyarakat , Tokoh Pemuda, peserta lomba dan ribuan undangan dan masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah.

Melalui Jambore Teknologi Tepat Guna, hari ini Gatot mengajak seluruh masyarakat agar sadar teknologi demi memajukan kesejahteraan, menjadikan bangsa yang maju dan mandiri. Beliau mengingatkan bahwa masyarakat indonesia adalah masyarakat yang kaya khasanah kearifan lokal yang perlu digali dan dikembangkan.  Namun sayang katanya dengan banyaknya kearifan lokal kenyataannnya kita masih tertinggal dari beberapa negara lainnya maka untuk itu kita aharus lebih kuat lagi mengejar ketergtinggalan itu.

Lebih jauh lagi Gatot mengingatkan bahwa untuk menjadikan masyarakat yang sadar teknologi itu semata dapat dicapai melalui keluarga yang sadar dengan teknologi pula, untuk itulah perlu nya ada kesadaran dari sebuah keluarga, bila sebuah keluarga sudah sadar teknologi, kreatif dan berinovasi maka akan lahirlah sebuah masyarakat yang sadar dan kreatif, nah bila sudah tumbuh masyarakat yang sadar dan kreatif maka lahirlah bangsa yang maju, kreatif dan mandiri seperti yang kita harapkan bersama.

Tak lupa gatot menghimbau seluruh masyarakat  melalui peringatan Hari Keluarga XIX  agar kita jadikan keluarga kita semua keluarga yang sakinah mawaddah warahmah, dengan keluarga yang demikian akan lahir anak anak yang maju, disiplin, taat hukum, sadar teknologi, kreatif dan berinovasi tinggi maka tak ayal gatot berpendapat “Indonesia Strong  From Home” yaitu kekuatan Indonesia diawali dari Rumah dimana sebuah keluarga tinggal.

Menutup sambutannya Gatot menginstruksikan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Tengah agar mengerahkan anak muridnya untuk terlibat dalam acara Jambore Teknologi Tepat Guna kali ini agar generasi muda pelajar kita lebih akrab dan kenal lagi dengan Teknologi Tepat Guna ini katanya.

Ditempat yang sama bupati Tapanuli Tengah Raja Bonaran Situmeang dalam sambutannya menyampaikan bahwa rangkaian dari peringatan Jambore TTG dirangkai dengan peringatan Hari Keluarga merupakan keselarasan yang sama, karena menurutnya untuik menumbuhkan kesadaran teknologi tepat guna dalam masyarakat dimulai dari kesadaran dalam keluarga.

Menegaskan pendapatnya lagi Bonaran menambahkan untuk itulah pelaksanaan dilaksanakan ditengah masyarakat dimana masyarakat luas dapat mengaksesnya tidak seperti yang dilaksanakan selama ini digedung mewah yang justru menyulitkan masyarakat untuk mengikutinya sehingga sasaran aka sadar teknologi kurang terlaksana. Sementara itu Haji Salman Ginting Ketua Bapemas Sumatera Utara sekaligus Ketua Panitia Acara Jambore dalam laporan sebelumnya melaporkan bahwa pelaksanaan Jambore Teknologi Tepat Guna ini selain dapat meningkatkan akses masyarakat dalam memperoleh informasi TTG  juga sebagai barometer kemajuan teknologi tepat guna yang telah diadopsi dan didayagunakan oleh masyarakat dan juga sebagai wahana tukar menukar informasi antara pemerintah Kabupaten Kota serta seluruh komponen masyarakat lainnya.

Mengamini sambutan Bapemas Sumatera Utara, Dirjen Pemberdayaan Masyarakat Kemendagri. Tarmizi A Karim, menambahkan benar bahwa indonesia adalah negara yang kaya akan kearifan lokal, bayangkan di dunia ini hanya negara kita yang suku dan ragam bahasa yang paling banyakserta sumberdaya Alam nya melimpah dan indah seperti  tempat dimana Jambore ini diadakan.

Saya menaruh apresiasi yang sangat besar kepada panitia dan tuan rumah yang mengadakan acara  di tempat seperti ini, biasanya acara TTG  ini sering dilaksanakan di gedung mewah yang justru masyarakat kalangan bawah enggan untuk datang, tapi kali ini benar benar berorientasi kepada masyarakat sebagai tujuan dari TTG itu sendiri, semoga hal serupa akan diikuti oleh pemkab dan Pemkot lainnya dalam penyelenggaraan acara serupa.

Katanya lagi Masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah sangat beruntung memiliki Sumberdaya alam yang indah sebagaimana dislogankan Negeri Wisata Sejuta Pesona, namun menurutnya jauh lebih beruntung lagi masyarakat Sumatera Utara umumnya yang memiliki Gubernur yang tak henti hentinya memperjuangkan kemajuan masyarakatnya, sontak disambut tepuk tangan yang meriah dari seluruh peserta yang hadir.

Melengkapi acara, Ketua Tim Penggerak PKK Ibu. Hj. Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Keluarga XIX mengambil tema “Dengan semangat Hari Keluarga Kita Bangkitkan Program Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional” dan Motto” Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera Keluarga Tangguh dan mandiri”.

Tak lupa Hj Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho juga mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Propinsi, Kabupaten , Dinas Dan instansi terkait yang sudah mensukseskan peringatan hari keluarga ini, menurutnya pelaksanaan peringatan ini merupakan perwujudan kepedulian dan perhatian dari pemerintah dan dari kita semua dalam  upaya menjadikan keluarga sebagai subjek dan objek pembangunan bangsa.

Diakhir rangkaian acara Sutiyas juga membuka Bazar Stand TTG dari Kabupaten Kota se Sumatera utara yang menampilkamn alat alat teknologi serta hasil prodak dan car pengolahan hasil bumi dengan biaya produksi yang rendah.
sumber: waspada

This entry was posted in Berita, Informasi Teknologi Tepat Guna. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *