PETANI SERGAI BUDI DAYA MELON

SERGAI – Sejumlah petani yang selama ini menanam padi di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, mengintensifkan sebagian lahan sawah mereka untuk budi daya tanaman melon.

“Potensi tanaman melon cukup menjanjikan, baik dari sisi harga maupun permintaan pasar,” kata M. Amin, tokoh masyarakat petani Serdang Bedagai, di Kecamatan Pantai Cermin, hari ini.

Disebutkan, topografi lahan di Serdang Bedagai juga sangat cocok untuk pengembangan tanaman melon.

Lahan pengembangan tanaman melon di kabupaten itu tersebar, antara lain di Kecamatan Pantai Cermin, Teluk Mengkudu, Pagar Merbau, Sei Rampah, Sei Bamban, Kotarih dan Dolok Masihul.

Petani melon biasanya menanam melon secara berpindah pada lahan sawah atau ladang bekas ditanami padi. Hal ini dilakukan untuk menghindari serangan hama dan penyakit tanaman yang akan muncul jika tidak dilakukan rotasi tanaman.

Usaha budidaya melon di daerah itu dikembangkan masing-masing petani di lahan yang relatif terbatas atau rata-rata masih di bawah satu hektare.

Namun, menurut dia, di tengah keterbatasan lahan untuk budidaya melon, laba yang diperoleh petani setempat dari hasil panen buah melon relatif lebih besar dari hasil panen padi.

Dari lahan seluas 3.000 meter persegi, misalnya, dapat dihasilkan transaksi buah melon sekitar Rp50 juta. Sementara untuk pengembangan tanaman melon di lahan seluas 3.000 meter persegi dibutuhkan biaya sarana produksi dan pemeliharaan minimal sekitar Rp8 juta.

“Buah melon sudah dapat dipanen rata-rata setiap dua bulan sekali. Hanya saja biaya produksi dan pemeliharaannya memang masih tergolong besar,” tambahnya.

Sebagian besar buah melon yang dihasilkan petani Serdang Bedagai dipasarkan ke Kota Medan. Disebutkannya, volume permintaan konsumen di Medan terhadap buah melon saat ini diperkirakan mencapai 60 ton per hari.
sumber: waspada

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi AgriBisnis, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *