NAPI PEMILIK HP DAN KOMPUTER TIDAK DAPAT REMISI

MEDAN – Narapidana yang memiliki telepon genggam dan komputer di dalam tahanan maka akan dikenakan sanksi termasuk penghapusan hak narapidana terkait pengurangan hukuman ‘remisi’ karena akan menghapus penilaian ‘berkelakuan baik’ sebagai syarat narapidana mendapatkan remisi.

“HP dan laptop yang sebesar itu bisa masuk penjara, jelas karena ada pungutan liar dan kelalaian,” kata Wakil Menteri Hukum dan HAM, Denny Indrayana di JW Marriott Medan, Sabtu.

Komunikasi melalui telepon genggam dan jejaring internet dari dalam penjara, lanjut Denny, dapat digunakan para bandar narkoba menjalankan bisnis ilegal. Pada kasus korupsi, di luar aktivitas bisnis yang tetap saja dijalankan, juga ada peluang terjadi praktik pengalihan dana hasil korupsi ke luar negeri melalui jejaring internet.

Denny menegaskan selama ini tahanan dan narapidana korupsi tak pernah terlibat perkelahian atau kerusuhan sehingga mereka selalu dianggap ‘berkelakuak baik’ karena Selama ini ‘kelakuan baik’ kerap hanya merujuk ada atau tidaknya pelanggaran terkait fisik, seperti perkelahian dan kerusuhan, berdasarkan catatan pelanggaran Register F.

Berkaca dari banyak temuan dan kasus di balik penjara selama ini, Kementerian Hukum dan HAM menyusun satu draf baru Peraturan Menteri, tentang tata tertib dan penjatuhan hukuman disiplin bagi warga binaan lembaga pemasyarakatan dan tahanan. Dalam draf tersebut, kepemilikan alat komunikasi masuk dalam kategori pelanggaran berat.

Hukuman disiplin untuk pelanggaran berat, salah satunya adalah dicatat dalam Register F. Tahanan dan narapidana yang memiliki catatan pelanggaran dalam Register F, tidak lagi bisa disebut ‘berkelakuan baik’. Konsekuensi dari tercatat dalam Register F adalah kehilangan hak mendapatkan keringanan hukuman, dalam rentang waktu tertentu.
sumber: waspada

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

1 Response to NAPI PEMILIK HP DAN KOMPUTER TIDAK DAPAT REMISI

  1. Pingback: https://drivewaysealing.info

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *