NAMA JALAN TJONG YONG HIAN DIUSULKAN

MEDAN – Usulan dari fraksi di DPRD Kota Medan mengenai perubahan nama Jalan Bogor, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Medan Kota menjadi nama Tjong Yong Hian ditanggapi oleh pihak keluarga sesuai dengan surat No. 09/TYH/XII/2011.

Walikota Medan, Rahudman Harahap akan mempertimbangkan usulan tersebut. Menurut Rahudman, penggantian nama tersebut bisa saja terjadi mengingat beberapa nama jalan ada yang tidak memiliki korelasi dengan Kota Medan.

“Kalau Tjong Yong Hian dianggap layak untuk menjadi nama jalan, bisa-bisa saja. Terlebih lagi kalau dilihat nama jalan yang sekarang (Bogor) tidak ada korelasinya dengan kota ini.” paparnya, hari ini.

Sebelumnya Sekretaris Fraksi Medan Bersatu (F-MB), Lily mengungkapkan dalam sejarah Kota Medan ada Major Tjong Yong Hian (1850-1911), abang kandung dari Tjong A Fie yang sangat berperan dalam pembangunan bangunan bersejarah, seperti Masjid Lama Bengkok dan Masjid Raya, sarana dan prasarana umum, dan sejumlah vihara yang kini menjadi objek wisata Kota Medan.

Tjong Yong Hian merupakan salah seorang kontributor dalam perkembangan dan transformasi Kota Medan. Setelah wafat pada 1911, putra tertuanya Chang Pu Ching beserta saudaranya melanjutkan kegiatan sosial ayahnya dengan membangun jembatan Tjong Yong Hian yang melintasi Sungai Babura, (kini Jembatan Kebajikan atau Titi Berlian terletak di Jalan KH. Zainul Arifin). Jembatan ini merupakan warisan sejarah dan budaya Kota Medan serta Sumut, dan mendapatkan penghargaan Unesco Award Of Merit Tahun 2003.

Maka dari itu, untuk memberi penghargaan kepada Tjong Yong Hian, hendaknya Pemko Medan mengabadikan namanya dengan membuat nama jalan yang memang sebelumnya sudah pernah diberikan pada 1904 oleh Pemerintah Hindia Belanda yang kemudian diganti dengan namanya menjadi Jalan Bogor.
sumber: waspada

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *