TAK RELA DIPISAHKAN, SEPASANG KEKASIH NEKAT MINUM RACUN

Binjai, (Analisa). Lila (17), warga Jalan Sedap Malam Kelurahan Pahlawan Kecamatan Binjai Utara dan M Syahri (38), warga Tiban Green Hill Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau harus menjalani perawatan intensif di Ruang IGD RSUD Dr Djoelham Kota Binjai, Kamis (13/9) sore, setelah keduanya mengalami kejang disertai muntah, akibat nekat meminum racun serangga saat berada di dalam Ruang Tahanan Sementara Kantor Pengadilan Kota Binjai.
Peristiwa berawal. saat M Syahri berstatus sebagai terdakwa divonis dengan hukuman delapan tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kota Binjai dipimpin Hakim Rosita, karena terbukti bersalah atas dakwaan pencabulan dan penculikan terhadap Lila yang dilaporkan Amril (45) dan Eli (45) selaku orangtua korban, Senin (2/7) lalu.

Menanggapi hal itu, Lila yang tak lain kekasih terdakwa lantas histeris di ruang sidang. Karena tidak bisa menerima putusan hakim, dia bersujud dan terus meminta agar putusan dibatalkan. Namun, apa yang dilakukannya justru tidak ditanggapi majelis hakim yang sudah kukuh pada putusan itu.

Untuk menenangkan Lila, petugas membawanya menemui M Syahri di ruang tahanan sementara yang berada tepat di belakang Ruang Sidang Utama Pengadilan Negeri Kota Binjai. Namun, tanpa diduga, kedua kekasih yang sudah menjalani hubungan asmara sejak setahun terakhir itu justru nekat meminum racun serangga yang sudah dipersiapkan Lila sejak berangkat dari rumahnya, lantaran takut dipisahkan jeruji besi penjara dalam kurun waktu yang lama.

Akibat peristiwa itu, suasana di ruang tahanan menjadi ricuh. Guna mengantisipasi hal yang lebih buruk, keduanya dibawa petugas dan sejumlah pengunjung sidang menuju RSUD Dr Djoelham untuk memperoleh perawatan medis.

Dr Dirman selaku tim dokter yang merawat korban mengaku, beruntung karena nyawa keduanya masih bisa tertolong. Dia menambahkan, jika kedua korban terlambat sedikit saja dibawa ke rumah sakit maka kemungkinan untuk hidup keduanya pastinya sangat kecil. (wa)
sumber: analisadaily

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *