KORBAN TEWAS AKIBAT LAKALANTAS 70 PERSEN USIA PRODUKTIF

Rantauprapat, (Analisa). Dengan meningkatnya angka kecelakaan lalulintas di wilayah hukum Polres Labuhanbatu (Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara), korban meninggal dunia akibat kecelakaan itu, 70 persen di antaranya usia produktif (pelajar dan mahasiswa).
“Korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalulintas semakin meningkat, 70 persen di antaranya merupakan usia produktif. Untuk itu, para usia produktif (pelajar dan mahasiswa) agar dapat tertib berlalulintas guna menghindari kecelakaan lalulintas”, kata Kapolres Labuhanbatu AKBP Hirbak Wahyu Setiawan SIK didampingi Kasat Lantas AKP Faidil Zikri SH,SIK, saat menyampaikan kuliah umum kepada para mahasiswa baru pada kegiatan Ospek di Universitas Labuhanbatu (ULB), Jumat (14/9) di aula kampus itu.

Kapolres Labuhanbatu dalam materi kuliahnya juga menyampaikan, tentang Grand Strategi Polri (Program utama Polri) Tahun 2011-2015. Saat ini, Polri dalam Tahap II Grand Strategi Polri Tahun 2011-2015 dengan program Partnership Building yaitu, membangun kerjasama dengan TNI, Jaksa dan penegak hukum lainnya, perusahaan swasta, pemerintah daerah serta organisasi professional.

Dijelaskan, untuk program kerjasama dengan TNI dalam menciptakan keamanan, Jaksa dan penegak hukum lainnya untuk bidang penyidikan, perusahaan swasta/BUMN untuk meningkatkan rasa aman terhadap nasabah, pemerintah daerah untuk menciptakan rasa aman masyarakat serta organisasi professional untuk memperluas kompetensi Polri.

Terkait semakin meningkatnya angka kecelakaan itu, Kapolres mengimbau kepada seluruh mahasiswa baru, sebagai generasi muda penerus bangsa yang masih berusia produktif, khususnya para mahasiswa ULB agar dapat berhati-hati dalam berlalulintas dengan cara mematuhi peraturan lalulintas yang ada demi keselamatan bersama.

Kapolres juga menyampaikan, program yang dilakukan jajaran Polres Labuhanbatu di antaranya, C3 (Call Command Center/SITRI) untuk melayani pengaduan dan informasi dari masyarakat.

Dibentuknya Tim Macan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, dengan kehadiran tim yang bergerak cepat bila ada kejadian.

Dengan membuat pembangunan pos-pos kepolisian untuk memberikan rasa aman masyarakat dengan adanya pembangunan pos-pos kepolisian didaerah rawan kejahatan dan penertiban lalulintas, jelas Kapolres. (ra)
sumber: analisadaily

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *