8 RUMAH PENDUDUK TERBAKAR

Rantauprapat, (Analisa). Dalam waktu dan tempat berbeda, delapan rumah habis terbakar. Peristiwa pertama terjadi di Jalan Dewi Sartika, Gang Sahabat, Rantauprapat Kabupaten Labuhanbatu, tiga rumah penduduk ludes terbakar, Jumat (14/9).
Dalam peristiwa kebakaran itu, tidak ada korban jiwa, sedang kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Kebakaran yang terjadi di wilayah padat penduduk itu, sempat menghebohkan dan besarnya kobaran api membuat warga sekitarnya berusaha untuk memadamkan api dengan perlengkapan seadanya. Peristiwa itu, juga mengundang perhatian ratusan warga yang datang ke lokasi untuk melihat secara dekat.

Akibat kerumunan warga, membuat mobil pemadam kebakaran yang datang ke lokasi mengalami sedikit kesulitan hingga untuk memadamkan api cukup memakan waktu. Petugas pemadam dibantu warga sekitar, akhirnya berhasil memadamkan kobaran api yang menghanguskan tiga unit rumah itu.

Informasi diperoleh, kobaran api itu bermula dari rumah kosong yang ditinggal penghuninya pergi bekerja dan asal api belum diketahui pasti berasal darimana. “Api mulai terlihat dari rumah kosong yang ditinggal penghuninya yang berada di ujung,” ucap warga sembari mengatakan, tiga rumah yang terbakar itu milik Said, dua di antaranya disewakan.

Dari pantauan, pemilik rumah dan korban lainnya masih terlihat trauma sambil menangis. Api dapat dipadamkan setelah mobil pemadam diterjunkan ke lokasi dibantu warga sekitar.

Kepala Kantor Kesbang Linmas Labuhanbatu Hasnul Basri saat dihubungi melalui telepon mengatakan, pihaknya telah menurunkan petugas untuk memadamkan api.

” Petugas diturunkan ke lokasi dan sumber api belum diketahui,” ucapnya.

5 Rumah di Tigabinanga

Peristiwa berikutnya terjadi di Tigabinanga. Sebanyak 5 rumah petak di Tigabinanga Kabupaten Karo persisnya di depan pasar lama musnah terbakar, Kamis (13/9).

Dalam peristiwa itu, tidak ada korban jiwa dan kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Keterangan diperoleh dari saksi mata L Sebayang, tidak mengetahui dari mana sumber api karena rumah petak itu berdinding papan, hingga dengan mudah dimangsa api dan warga sekitar tidak dapat berbuat banyak untuk memadamkan api. Api baru dapat dipadamkan dua jam kemudian, atas kesigapan petugas pemadam kebakaran yang datang dari Kabanjahe, jaraknya sekitar 36 km.

Pemilik rumah petak yang terbakar itu, Mica Sebayang (47) dan kelimanya dihuni Bistok Silaban (87), Sidauruk (35), Feri (25), Marianan Br Simanjuntak (41) dan Leo Silalahi (45).

Kapolres Tanah Karo AKBP Marcelino Sampouw melalui Kasubbag Humas Polres Tanah Karo AKP Sayuti Malik kepada wartawan membenarkan peristiwa kebakaran di Tigabinanga itu.

“Kami masih melakukan penyelidikan apa penyebab terjadinya kebakaran itu,” ujarnya.(ps)
sumber: analisadaily

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *