SEMUA PENAMBANGAN GALIAN C DI DELISERDANG MENDADAK TUTUP

IMANUEL SITEPU. LUBUK PAKAM. Semua lokasi penambangan Galian C ilegal yang sempat menyebar di bebera kecamatan Kabupaten Deliserdang mendadak ditutup serentak oleh pengusahanya [Jumat 14/9].Belum diketahui secara pasti apa sebenarnya motif penutupan secara serentak dan tiba-tiba semua penambangan Galian C ilegal.

Menurut informasi yang berkembang diperoleh Sora Sirulo di lapangan, tutupnya Usaha Penambangan Golongan C yang dilakukan secara ilegal seperti di Kecamatan-kecamatan Patumbak, Namorambe, Pancurbatu, Biru-biru, Kutalimbaru, STM Hilir dan sejumlah kecamatan lainnya adalah karena adanya perseteruan kecil antara salah satu perwira tinggi yang bertugas di Poldasu dengan AN yang merupakan Ketua Asiosiasi Pengusaha Pertambangan Sumatra Utara (APPSU).

“Kami takut beroperasi bang, takut kena razia. Kami memperoleh informasi, kemaren, ada petinggi Poldasu mendatangi Bang Adi selaku Ketua Pengusaha Pertambangan untuk minta jatah. Kabarnya, Bang Adi tak mau beri. Oknum Perwira tadi mengancam akan melakukan razia besar-besaran bila ada galian yang beroperasi. Oknum perwira tersebut mengancam akan membawa alat berat bila mereka lihat di lokasi penambangan. Oleh karena itu, untuk sementara kami juga terpaksa menyembunyikan eksapator (becho) kami ke semak-semak karena takut dibawa,” ujar salah satu orang dekat pengusaha Galian C kepada wartawan di Patumbak.

A Barus (45) salah satu warga yang bermukin di kawasan Pasar 8 Desa Ajibaho (Kec. Biru-biru ketika dikonfirmasi mengaku heran karena dalam satu hari ini dia belum melihat satupun armada Dum Truk yang melintas lalu lalang. “Biasanya, setiap hari ratusan armada pengangkut material dari lokasi penambangan Galian C dari Kecamatan Namorambe dan Biru-biru terlihat melintas menuju arah Kecamatan Patumbak. Tapi hari ini (Jumat), saya tidak melihatnya,” ujar Barus.

Ketika mendapat penjelasan dari kru koran ini, Barus mengaku meyesalkan sikap oknum petinggi Polda yang melakukan pengancaman. “Sejatinya, sebagai aparat penegak hukum, Polisi dari Poldasu berani memberhentikan aktivitas penambangan Galian C. Bukan karena alasan tidak dikasih jatah oleh pengusaha. Sesuai dengan komitmen Kapoldasu Irjen Wisdu As saat pertama kali menjabat Kapoldasu, berjanji akan menumpas semua kegiatan ilegal di Sumatera Utara. Nah, kalau hanya karena persoalan jatah makanya Galian C ilegal berhenti, hal tesebut tidak akan bertahan lama. Bila suatu saat pengusaha memberikanya, maka aktivitas penambangan Galian C ilegal yang cukup meresahkan masyarakat itu akan kembali beroperasi,” tuturnya.

Pantauan Sora Sirulo di lapangan, seluruh lokasi penambangan Galian C yang berada di Kecamatan-kecamatan Biru-biru, Namorambe dan Patumbak tampak hening karena tidak ada aktivitas penambangan. Demikian juga di sepanjang jalan Biru- biru–Delitua–Namorambe dan Patumbak. Lokasi jalan yang biasanya dipenuhi ratusan armada Dumtruk yang bermuatan bahan material hampir tidak tampak yang melintas.
sumber : sorasirulo

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *