168 WARGA BERTAHAN DI KAWASAN RENTAN LONGSOR

PADANG–MICOM: Sebanyak 168 warga masih bermukim di kawasan Bukit Ubi dan Bukit Tabuak, Batu Busuak, lokasi terparah longsor di Padang, Sumatra Barat (Sumbar).

Menurut Koordinator Sekretariat Bersama Pecinta Alam (Sekber PA) Sumbar Rico Rahmad, Jumat (14/9), masyarakat yang tinggal di kawasan rentan perlu segera ditindaklanjuti  secara bersama.

“Upaya tindakan yang harus segera kita lakukan adalah mendesak pemerintahan untuk pemindahan warga ke tempat aman,” katanya.

Berdasarkan laporan dari masyarakat dan hasil temuan tim sekber PA Sumbar, jelas Rico, masih banyak retakan yang kondisinya menganga di dekat pemukiman warga di kampung Ubi dari kawasan longsor yang telah memakan korban jiwa.

Terkait hal ini, Wali Kota Fauzi Bahar mengatakan warga yang masih tinggal di kawasan rentan longsor akan direlokasi ke tempat yang lebih aman.

“Relokasi kita bicarakan dengan warga tersebut. Tapi kemungkinan masih di sekitar tempat pemukiman lama, karena itu habitat mereka,” ujarnya.

Bencana Galodo yang melanda kota Padang dua hari lalu, memporakporandakan Rw 3/Rt 4  Kampung Ubi. Empat orang meninggal dunia, yakni Nazwa, 8, Jamaris, 52, Safa, 2, dan Nila, 20.

“Pasca banjir dan longsor, masyarakat takut untuk menepati rumah mereka, sehingga pada malam hari masyarakat sudah mengungsi ke titik pengungsian yang telah dibangun secara swadaya. Lokasinya berada di PLTA Kuranji dengan jumlah 1 unit tenda,” jelas Rico.

Menurutnya, kebutuhan pengungsi saat ini adalah makanan, tenda, selimut, kebutuhan khusus wanita, dan kebutuhan untuk bayi, balita, dan ibu hamil. (YH/OL-2)
sumber: http://www.mediaindonesia.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *