RAZIA DI LAPAS, 271 BUNGKUS GANJA DISERAHKAN KE POLISI

Medan (Berita) : Sebanyak 271 bungkus ganja ukuran kecil yang ditemukan dalam razia internal di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Medan, telah diserahkan ke Kepolisian Sektor Medan Helvetia.

Kasubag Humas Kantor Kementerian Hukum dan HAM Wilayah Sumatera Utara, Safawi di Medan, Kamis(13/09), mengatakan barang haram berupa ganja yang tidak diketahui pemiliknya itu, telah ditangani aparat kepolisian.

Sebelumnya, petugas Lapas Klas I Medan, Senin (10/9) melancarkan razia internal di sel blok T5 lantai II dan III, namun tidak menemukan adanya barang “haram” tersebut dimiliki narapidana (Napi).

Kemudian tanpa diduga, petugas Lapas Medan menemukan sebanyak 271 bungkus ganja ukuran kecil, 3 ons ganja kering dan 17 bungkus ganja kering yang dipaket ukuran sedang di dalam kamar mandi umum Lapas Klas I Medan.

Namun, tidak diketahui siapa pemilik barang tersebut.

Safawi mengatakan, petugas Lapas saat ini masih terus menyelidiki pemilik barang yang tidak bertuan itu.

Kasus ganja tersebut, menurut dia, menjadi perhatian serius bagi petugas Lapas Medan, karena masih ada narkoba yang ditemukan beredar di institusi hukum itu.

“Siapa saja yang terbukti terlibat dalam kasus narkoba itu, baik napi maupun petugas Lapas Medan akan diproses secara hukum,” kata Safawi.

Dia menambahkan, temuan narkoba di dalam kamar mandi itu, diduga razia yang dilakukan petugas Lapas bocor atau ada orang dalam sengaja memberitahukan pada napi.

“Siapa oknum petugas Lapas Medan yang membocorkan razia tersebut, juga sedang diusut,” ucap dia.

Data yang diperoleh di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumut, menyebutkan jumlah narapidana dan tahanan di Sumut hingga bulan Agustus 2012 tercatat sebanyak 16.531 orang, terdiri dari narapidana pria (10.379 orang), narapidana wanita (485 orang), tahanan pria (5.417 orang) dan tahanan pria (250 orang).(ant)
sumber: http://beritasore.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *