DINAS TRTB BONGKAR PERTOKOAN KABAN CENTRE SETIA BUDI

Medan-andalas Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan membongkar sejumlah rumah toko di Pertokoan Kaban Centre Setia Budi Jalan Setia Budi Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Rabu (12/9). Selain menyimpang dari Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB), bangunan yang dibangun juga melanggar roilen jalan.

Menurut Kabid Pemanfaatan dan Tata Ruang Drs Ali Tohar MSi,  Pertokoan Kaban Centre Setia Budi membangun 29 unit ruko berlantai tiga.  Namun dari 29 unit ruko  yang dibangun itu, ternyata hanya 15 unit  saja memiliki SIMB. Sedangkan 14 unit ruko lagi dibangun tanpa SIMB. “Berarti telah terjadi penyimpangan atas SIMB yang telah dikeluarkan Dinas TRTB,” kata Ali Tohar.

Selain itu, lanjutnya, pertokoan elit itu juga terbukti melanggar roilen Jalan Setia Budi dan jalan masuk menuju Kampus Unika St Thomas. Karenanya, penyimpangan yang dilakukan pemilik pertokoan itu dinilainya telah melanggar Perda Kota Medan No.9 Tahun 2002 tentang retribusi Izin Mendirikan Bangunan.

Sebelum melakukan pembongkaran, Ali Tohar yang didampingi Kasi Pengawasan Darwin mengungkapkan telah menyurati pemilik pertokoan terkait pelanggaran yang dilakukan. Untuk itu bangunan ruko yang  tidak memiliki SIMB dan melanggar roilen jalan  diminta supaya tidak dikerjakan.

Namun peringatan ini tidak ditanggapi, pengerjaan ruko yang menyimpang itu tetap dilakukan. “Karenanya kita putuskan membongkar bangunan yang menyimpang itu hari ini,” jelasnya.

Untuk menghindari terjadinya cedera ketika pembongkaran berlangsung , Ali Tohar  minta kepada seluruh pekerja yang ada untuk  menghentikan pekerjaan. Setelah itu  barulah prosesi pembongkaran dimulai. Dibantu sejumlah pegawai dari instansi terkait  dan petugas Polsek dan Koramil setempat,  puluhan pegawai Dinas TRTB membongkar dinding ruko yang dibangun tanpa SIMB dan melanggar roilen jalan. Malah Ali Tohar dan Darwin pun ikut turun membongkar bangunan ruko yang terbukti menyimpang tersebut.

Usai melakukan pembongkaran, Ali Tohar mengingatkan kepada para pekerja untuk menyampaikan kepada pemilik pertokoan untuk segera merevisi izin.  Jika izin tidak direvisi, maka pembangunan seluruh bangunan yang menyimpang tidak diperbolehkan dilanjutkan. “ Untuk itu kami akan terus mengawasi bangunan ini,” tegasnya.

Sebelumnya, Dinas TRTB  juga membongkar 8 unit bangunan rumah tempat tinggal berlantai dua di Jalan Komplek Perumahan Puspa Indah Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang.

Pembongkaran dilakukan karena kedelapan unit bangunan rumah itu dibangun tanpa SIMB.  Usai melakukan pembongkaran, Ali Tohar memerintahkan pemilik bangunan untuk tidak melanjutkan pembangunan sebelum memiliki SIMB. “Kita tidak pernah mentolerir sedikit pun bangunan bermasalah, apalagi yang dibangun tanpa SIMB.  Hal ini kita lakukan dalam upaya  menegakkan perda No.9 Tahun 2012,” jelasnya. (BEN)
sumber : http://harianandalas.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *