TERDUGA BURONAN BOM DEPOK TEMUI IBUNDANYA SEBELUM MENYERAHKAN DIRI

Langkat, Sumut (Berita) : Muhammad Yusuf alias Hasan alias Yusuf Rizaldi (39), salah seorang anggota teroris kelompok Thoriq, menemui ibundanya Anik sebelum menyerahkan diri ke Mapolsek Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.   ”Ada satu malam Muhammad Yusuf ini menemui ibundanya,” kata Kepala Desa Sei Siur Pangkalan Susu, Rakidi di Pangkalan Susu, Kamis(13/09).

Setelah itu ia diantar saudaranya menyerahkan diri ke aparat kepolisian setempat pada Rabu (12/09) sekitar pukul 09.00 WIB, katanya menambahkan.

Menurut Rakidi, sudah cukup lama Muhammad Yusuf meninggalkan kampung halamannya Desa Sei Siur untuk merantau ke Jakarta.

“Di Jakarta ia berumah tangga lalu membuka usaha pengobatan. Itu informasi yang kita terima dari keluarganya,” kata radiki lagi.

Rakidi juga menjelaskan bahwa dirinya tidak menyangka kalau Muhammad Yusuf ini terlibat jaringan terorisme karena sebelum berangkat ke Jakarta, ia sangat supel bergaul dan sangat ramah.

Kepala Desa Sei Siur ini juga membenarkan bahwa kediaman ibunda Muhammad Yusuf sekarang ini sudah kosong.

“Kami tidak mengetahui secara pasti kemana perginya orang tua dan keluarganya,” katanya.

Namun sejak kejadian penyerahan diri Muhammad Yusuf alias Hasan ini, rumah yang ditempati orang tuanya kini ramai dikunjungi warga.

Muhammad Yusuf alias Hasan alias Yusuf Rizaldi, warga Kelurahan Beji, Depok yang diduga merupakan anggota jaringan teroris Thoriq ini menyerahkan diri pada Rabu (12/9) sekitar pukul 15.00 WIB ke Mapolsek Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara dengan perjalanan selama dua jam.

Tersangka kemudian dimasukkan ke dalam ruangan Kepala Satuan Intelkam Polres Langkat untuk diinterogasi. Terlihat para petinggi polisi baik Langkat maupun Poldasu hilir mudik hingga tersangka teroris ini dibawa ke Mapolda Sumatera Utara di Medan.(ant)
sumber: http://beritasore.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *