POLRES BINJAI MASIH TAHAN EMPAT PELAJAR DI BAWAH UMUR

Ketua MPW PP Sumut Dukung Kinerja Polisi

BINJAI- Kepolisian Resor Binjai masih menahan empat pelajar yang diduga terlibat dalam aksi kerusuhan dan pembakaran yang terjadi di Jalan Imam Bonjol Binjai, beberapa waktu lalu.

Keempat pelajar yang masih ditahan masing-masing GA (14), YM (15), DA (15) dan DN (15). Keempatnya masih duduk di bangku kelas I dan II Madrasah Aliyah Jalan Ahmad Yani Binjai. Kini mereka masih meringkuk di sel tahanan Mapolres Binjai.

Orangtua DA, Misriati (46) ketika ditemui di Mapolres Binjai, Selasa (11/9) mengatakan, dirinya dan ibu tersangka lainnya sudah meminta kepada Kapolres Binjai, AKBP Musa Tampubolon, untuk memberi penangguhan penahanan kepada putra mereka. Soalnya, keempat anak di bawah umur itu, masih berstatus pelajar.

“Kita sudah coba meminta kepada Kapolres Binjai untuk dilakukan penangguhan, tapi sampai sekarang anak kami masih juga ditahan,” ucapnya.

Ketika ditanya dasar permohonan penanggunahan, Misriati mengaku, pihaknya sudah meminta pihak sekolah untuk membuat surat permohonan penanggunahan. Hal itu sudah dilakukan pihak sekolah dan sudah pun diberikan ke pihak Polres Binjai. “Memang katanya mau ditangguhkan, tapi sampai sekarang belum ada kejelasannya,” sebut ibu berbadan gempal ini saat menjenguk anaknya.

Lebih jauh dikatakan dia, dirinya siap menjadi jaminan jika pihak kepolisian mau menangguhkan penahanan anaknya.

“Saya siap menjaminnya, asal dia bisa ditangguhkan. Diakan masih sekolah, jangan gara-gara dia ditahan dan menjalani hukuman, sekolahnya putus,” pinta Misriati.

Dia pun sangat berharap kepada Kapolres Binjai agar memberikan penangguhan kepada anaknya agar bisa bersekolah kembali. “Kami cuma bisa berharap agar anak kami segera ditangguhkan penahanannya,” pinta dia. Sementara itu di ruang tahanan Mapolres Binjai, keempat pelajar yang masih ditahan tersebut dicampurkan bersama tahanan lainnya dalam berbagai tindak pidana lainnya.

Kapolres Binjai AKBP Musa Tampubolon pada wartawan me ngatakan, pihaknya siap mem be rikan penangguhan penahanan selama para tersangka dan pihak keluarga bersedia bekerjasama dalam membantu menemukan para pelaku dan provokator utama di balik peristiwa tersebut.

Sementara itu Ketua Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Sumatera Utara, Anwar Shah alias Aweng, mendukung kinerja Kapolresta Binjai untuk melakukan pemberantasan Narkoba. Aweng juga meminta agar Polisi mengusut tuntas sekaligus menangkap otak pelaku kerusuhan di Kota Binjai karena bisa mengarah ke tindakan SARA.

“ Tindakan aparat kepolisian dalam memberantas pelaku kriminalitas sudah baik dan benar” beber Aweng kepada wartawan di Medan, Minggu (9/9)kemarin. Pernyataan yang dilontarkannya tersebut, terkait terjadinya kerusuhan di Kota Binjai pasca penangkapan dan penembakan terhadap tersangka Junaedi alias Juned.

Aweng juga mengimbau agar warga mendukung tugas-tugas kepolisian dam memberantas peredaran Narkoba di lingkungan warga dan bukan sebaliknya melindungi para pengedar Narkoba. (ndi/gus)
sumber: http://www.hariansumutpos.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *