SOPIR ANGKOT DIPUKULI DUA PENUMPANGNYA

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Gustaf Hutasoit (30), warga Jln Psr 3, Lorong Parmadi, Desa Sentis Supir angkot Kenari line Aksara Percut dianiaya dua orang penumpangnya di Jl Wiliem Iskandar/ Pancing, Minggu (8/9).

Gustaf menceritakan, kejadiannya berawal saat ia baru berangkat dari terminal aksara pasar Bengkok. Saat berada di terminal, ia  membawa penumpang dengan muatan full termasuk di dalamnya ada kedua pelaku penganiayaan.

Belum jauh angkot korban meninggalkan terminal, ia  kemudian menaikan dua orang penumpang lagi, sehingga penumpangnya di dalam sampai berdesakan.

Kemudian seorang pelaku, berkata kepada korban, menyuruh agar korban menaikan penumpang lagi. Namun, usai pelaku  berkata,  pelaku mengancam korban akan memecahkan kepalanya jika menaikan penumpang lagi.

“Naikkan lagi penumpangnya, kau naikkan lagi ku pecahkan kepala kau,” ucapnya menirukan suara pelaku.

Mendengar jawaban dari pelaku, ia langsung menjawab. ” jangan main pecah-pecahkan kepala aja la bang,” ucapnya.

Mendengar jawaban dari dirinya, pelaku naik pitam. Lalu setibanya di Jalan Wiliem Iskandar Simpang Saentis, pelaku langsung turun dan memukul korban hingga berkali-kali.

“Pas sampai Simpang Saentis, pelaku langsung memukul ku, sedangkan seorang lagi lantas  menjambak rambut dan mengantukan kepala ku ke pintu angkot,” ucapnya.

Usai memukulnya sambungnya, kedua pelaku lalu pergi begitu saja. Sedangkan ia masih melanjutkan mengantar sewanya hingga sampai ke Desa Percut.

“Setelah mengantar sewa, aku langsung ke sini buat laporan,” ucapnya.
(ari/tribun-medan.com)
sumber: http://medan.tribunnews.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *