SETUBUHI ANAKNYA, SEORANG PRIA DITANGKAP

Dolok Masihul, (Analisa). Seorang pria Ngat (42), warga Kecamatan Dolok Masihul, Serdang Bedagai mendekam di sel Mapolsek Dolok Masihul, Rabu (5/9). Dia diringkus sore itu dari tempatnya bekerja di kompleks Pasar Pekan Dolok Masihul, Kelurahan Pekan Dolok Masihul.
Tersangka diduga memperkosa anaknya, SR (13), dan RS (17), serta adik kandungnya SL.

Sumber di Kepolisian menyebutkan, tersangka yang kesehariannya tidak memiliki pekerjaan tetap dengan berbagai cara dan bujuk rayu meniduri anaknya. Termasuk mengiming-imingi membelikan SR sepeda motor.

Bahkan, setelah membelikan sepeda motor jenis KTM untuk SR yang masih duduk di kelas II SLTP, tersangka masih tetap masih menidurinya ketika istrinya tertidur. Dia malah mengancam akan menjual sepeda motor jika tidak menurutinya.

Akhirnya, Senin (13/8) malam perbuatan terakhir Ngat menyetubuhi SR untuk ke empat kalinya dalam setahun terakhir mulai terungkap, ketika seusai melampiaskan nafsu bejatnya Ngat keluar dari kamar SR terlihat istrinya, Rus (38). Saat ditanya, Ngat beralasan memasangkan kelambu untuk anaknya.

Lalu esok harinya, SR didesak ibunya, namun masih menutupi perbuatan bejat ayahnya. Selanjutnya Rus dan SR, Rabu (13/8) pergi mengunjungi anak pertama Rus, RS kakak SR yang bersekolah dan tinggal bersama adik kandung Ngat di Aceh.

Sepulang dari Aceh, selanjutnya Rus mengunjungi rumah keluarganya di Medan hingga beberapa hari, merasa curiga keluarga Rus mendesak apa yang terjadi hingga akhirnya SR menceritakan semua perlakuan tragis yang dilakukan Ngat terhadap dirinya.

Akhirnya, Rabu (5/9) sekira pukul 12.00 WIB, Rus dan SR bersama keluarga Rus dari Medan langsung melaporkan peristiwa tersebut ke polisi. Sekira pukul 15:00, Personel Polsek Dolok Masihul meringkus tersangka.

Di polisi, tersangka mengaku seluruh perbuatan, bukan hanya SR menjadi pelampiasan nafsu, tetapi sebelumnya kakak SR, RS juga menjadi korban pencabulannya dengan cara meraba-raba buah dada dan alat kelamin RS yang saat masih duduk di SMP.

Lebih mencengangkan lagi, Ngat juga mengakui pernah menyetubuhi adik kandungnya, SL saat belum menikah.

Sementara itu Kapolres Sergai AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Dolok Masihul, AKP Zuhari membenarkan laporan peristiwa tersebut. Tersangka diancam undang-undang nomor 32 tahun 2002 pasal 81-82 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman kurungan di atas 10 tahun,” terangnya. (chair)
sumber: http://analisadaily.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *