RAZIA DIDUGA BOCOR

Petugas Cuma Berhasil Amankan 5 ABG

Medan-andalas Tiga lokasi hiburan malam di Medan, Minggu (9/9) dini hari dirazia petugas Sat Narkoba Polresta Medan. Namun razia untuk menekan peredaran narkoba itu diduga telah bocor. Padahal ketiga lokasi hiburan malam yang dirazia tersebut selama ini diduga menjadi sarang peredaran narkoba.

Selama kurang lebih dua jam melakukan razia, para petugas yang dipimpin Kasat Narkoba Polresta Medan Kompol Doni Alexander itu hanya berhasil mengamankan lima wanita anak baru gede (ABG) dari Diskotik Super di Jalan Nibung.

Karaoke Station di Jalan Wajir menjadi sasaran pertama razia petugas dinihari itu. Namun di lokasi hiburan malam itu petugas tidak berhasil mengamankan apa pun.

Petugas kemudian bergerak menuju Jalan Nibung. Di sana dua lokasi hiburan malam, yakni Diskotik Lee Garden (LG) dan Diskotik Super yang dirazia.

Dari Diskotik Super, petugas mengamankan lima wanita di bawah umur yang menggunakan pakaian minim tanpa ada identitas diri. Dari hasil pemeriksaan, kelima ABG tersebut masuk bersamaan dari pintu depan tanpa ada larangan dari manajemen diskotik.

“Tadi saya masuk Diskotik Super bersama dua teman saya, saya sudah janjian dengan teman saya. Kami masuk dari pintu depan kok, waktu kami masuk tidak ada yang melarang, jadi kok sekarang kami dibawa bang?” tanya Icha (17), salah satu ABG yang diamankan, seraya mengaku mereka baru pertama kali masuk Diskotik Super.

Kelima ABG tersebut kemudian digiring petugas menuju truk Sabhara Medan untuk dibawa ke Mako dan dimintai keterangannya.

Namun anehnya, petugas tidak membawa pemilik ataupun manajemen hotel untuk dimintai keterangan perihal lima ABG yang diamankan dari lokasi diskotik tersebut.

Ketika dikonfirmasi, Kompol Doni Alexander mengatakan bahwa razia yang dilakukan ini merupakan instruksi dari Kapoldasu melalui Kapolresta Medan untuk menekan peredaran narkoba yang sudah sangat meresahkan.

Dia mengakui dari razia di tiga lokasi hiburan malam tersebut, pihaknya tidak ada menemukan narkoba. Untuk anak di bawah umur yang berhasil diamankan akan dilakukan pembinaan dengan memanggil orang tuanya.

Ketika dikonfirmasi perihal manajemen Diskotik Super yang membiarkan anak di bawah umur masuk ke diskotik, Doni mengatakan pihaknya akan memeriksanya.

“Untuk pihak pengelola atau managemen akan kita memeriksa lebih dalam apakah pengelola mengetahui adanya anak di bawah umur yang masuk kedalam diskotik,” ucapnya.(ACO)
sumber : http://harianandalas.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *