LAPOR KE POLISI OKNUM WARTAWAN LAKUKAN PEMERASAN

Lhokseumawe-andalas Terkait penangkapan empat orang oknum wartawan tipikor, Kamis (6/9) lalu atas nama Rajuddin (30), 2. Mukhlis (25) (wartawan), 3. Sahri Fauzan (22), 4. Dedi (16) siswa warga Nibong Baroh, Kecamatan Nibong Aceh Utara yang ditangkap petugas Reserse dan Kriminal Polsek Tanah Jambo Aye, Polres Aceh Utara, karena kedapatan memeras kepala sekolah SDN 11 Seunudon, Hasbi.

Sementara Pembina DPP-PWA, Ibrahim Achmad kepada andalas kemarin mengungkapkan, oknum tersebut kalau terbukti ada indikasi pemerasan, ada saksinya melapor. Harus ditangkap dan apa yang dilakukan polisi sudah tepat. Karena wartawan tidak kebal hokum. Siapa saja wartawan anggota PWI, PWA, Aji dan organisasi lainnya, kalau melakukan pemerasan salah. Apalagi bukan wartawan mengaku wartawan.

Menurut Ibrahim, saat ini dunia wartawan cukup tercemar akibat ulah oknum mengaku wartawan, akibat dari itu kepercayaan masyarakat kepada wartawan hilang. Warga enggan memberi info karena curiga wartawan berkolusi dengan penjahat.

Ibrahim Achmad atau yang sering disapa Abu Beurahim itu salut kepada kepala sekolah yang telah berani lapor kepada pihak penegak hukum.

“Bahkan saya atas nama pribadi dan organisasi kita ucapkan terima kasih. Jangan hanya kepala sekolah yang berani melapor, tapi juga intansi lain harus juga berani lapor jika ada pemerasan dilakukan oleh oknum wartawan dan yang ngaku sebagai wartawan  tanpa indentitasyang jelas,” harapnya. (BT)
sumber : http://harianandalas.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *