LANGKAT KEMBANGKAN SWADAYA BIBIT

LANGKAT – Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Langkat, Yusfik Helmi mengatakan Dinas Pertanian Kabupaten Langkat akan melakukan terobosan dengan swadaya untuk pengadaan bibit supaya petani mulai menanam pada September, di Stabat, hari ini.

Terobosan ini dilakukan karena sampai sekarang ini bibit padi dari Bantguan Langsung Bibit unggul belum juga tiba. Untuk itu perlu dilakukan agar penyemaian padi bisa dilakukan secepatnya, agar pertanaman padi di Langkat sesuai dengan target yang ditentukan.

“Karena pertanaman bulan September sudah tiba, maka kepada petani dilakukan pemberian swadaya agar mereka bisa menyemai,” kata Kepala Bidang Produksi Dina Pertanian Langkat, Haji Yusfik Helmi di Stabat, Minggu.

Dia menambahkan, kalau bantuan bibit swadaya buat penyemaian masa tanam September ini sudah mencapai 12 ton, yang terdiri dari padi non hibriada sebanyak 10 ton dan padi hibrida 2 ton.

“Swadaya ini dengan cara mengutangkan bibit padi, yang kita mintakan melalui PT Sang Hyang Sri,” ungkap Yusfik.

Dengan demikian, petani bisa melakukan penyemaian dan sudah didistribusikan kepada petani di beberapa kelompok tani yang ada di berbagai kecamatan Langkat.

Sementara itu, hingga Desember 2012 masih ada sekitar 25.302 hektare lagi yang harus dilakukan penanaman padi, agar Program Peningkatan Beras Nasional (P2BN) tidak terganggu.

Langkat merupakan salah satu daerah di Sumatera Utara yang sudah ditetapkan Kementerian Pertanian sebagai daerah pendukung ketahanan pangan nasional. Bila masih ada permintaan dari petani untuk bibit penyemaian ini, pihaknya akan terus berusaha untuk melakukan pengutangan bibit kepada perusahaan tersebut.

“Kita tidak mau gagal untuk memberhasilkan program ketahanan pangan nasional tersebut, walaupun bantuan bibit padi dari sisa yang ada belum juga kita terima,” katanya.

Ketika ditanya berapa harga bantuan bibit swadaya itu, Yusfik menjelaskan untuk varietas DG sekitar Rp55.000 per kilogram.Untuk itu pihaknya sangat berharap perusahaan pemenang tender pengadaan bibit buat petani dapat segera mengirimkan bibitnya, agar musim penyemaian September tidak sampai terganggu.
sumber: http://waspada.co.id

This entry was posted in Berita, Informasi AgriBisnis, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *