KOMITE SEKOLAH MINTA REHABILITASI GEDUNG SEKOLAH BERNILAI RP 3 MILIAR DIHENTIKAN

Diduga Sarat Penyimpangan

Samosir, (Analisa). Ketua Komite Sekolah SMA N 1 Pangururan, Kabupaten Samosir, Jautir Simbolon meminta pihak kontraktor dari PT Karya Bukit Nusantara untuk segera membongkar pengocoran dan menghentikan kegiatannya dalam rencana rehabilitasi gedung Sekolah SMA N 1 Pangururan yang menelan anggaran APBD hingga Rp 3 miliar.
Informasi yang dihimpun Analisa, Jumat(7/9) di lingkungan sekolah SMA N 1 Pangururan Kabupaten Samosir, Jautir yang merupakan Ketua Ulubalang Kabupaten Samosir meminta supaya para pekerja menghentikan kegiatannya. Pasalnya, pelaksanaan rehabilitasi gedung sekolah SMA N 1 Pangururan diduga sarat penyimpangan.

“Lihat saja, besi yang digunakan tidak standar SNI, batu yang digunakan untuk melakukan tahap pencoran merupakan batu berlumpur, ini tidak bisa, ini jelas harus dibongkar,” katanya dihadapan para wartawan.

Jautir juga meminta supaya pihak rekanan dari PT Karya Bukit Nusantara bertanggung jawab atas perbuatannya ini, dan harus segera memperhatikan kwalitas bahan-bahan bangunan yang nantinya akan ditempati oleh siswa-siswa SMA N 1 Pangururan ini.

“Kawasan ini merupakan kawasan gempa, sehingga jika dibangun dengan asal-asalan, bisa-bisa ambruk dan semua pihak pasti akan rugi,” tambahnya.

Selain didatangi oleh pihak komite sekolah, lokasi pelaksanaan rehabilitasi gedung sekolah SMA N 1 Pangururan juga didatangi oleh pihak Kejaksaan dari Kejaksaan Negeri Pangururan. Tampak, para petugas dari Kejaksaan melihat lebih dekat besi-besi yang sudah dicor dengan cara mengambil foto-foto dokumentasi hingga memeriksa batu-batu yang diduga berlumpur tersebut.

“Kami akan tetap telusuri dan pastinya akan tetap kami pelajari,” ujar Munthe salah satu petugas dari Kejaksaan.

Sementara itu, pihak Kontraktor dari PT Karya Bukit Nusantara bermarga Hutapea dan pihak Konsultan CV Rossi Ridho bermarga Sitanggang tidak banyak berkomentar. Bahkan, saat Ketua Komite sekolah meminta menghentikan aktivitas pekerjaan, keduanya hanya terdiam. (fra)
sumber: http://analisadaily.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *