TRUK TBS SAWIT BELUM PAKAI BBM NONSUBSIDI

BENGKULU, KOMPAS.com – Truk pengangkut tandan buah segar kelapa sawit (TBS) di Provinsi Bengkulu sejauh ini belum menggunakan bahan bakar minyak nonsubsidi sebagaimana diinstruksikan dalam Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 12 tahun 2012 tentang Pengendalian Penggunaan BBM.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Bengkulu Ricky Gunarwan, Sabtu (8/9/2012), mengatakan, angkutan TBS sawit sebagian besar milik pengumpul TBS atau bahkan petani. Karena itu, penggunaan BBM nonsubsidi sangat mungkin akan merugikan petani. Harga beli TBS sawit di petani akan tertekan karena pengumpul telah mengeluarkan biaya lebih untuk bahan bakar.

“Untuk sementara angkutan TBS sawit tidak menggunakan BBM nonsubsidi karena merugikan petani. Kami masih menunggu petunjuk teknis berikutnya dari pemerintah pusat soal penggunaan BBM nonsubsidi untuk angkutan perkebunan ini,” kata Ricky.

Saat ini, terdapat sekitar 200.000 hektar kebun sawit milik perusahaan perkebunan dan masyarakat di Provinsi Bengkulu. Produksi minyak sawit mentah dan cangkang sawit dari Bengkulu menjadi komoditas ekspor selain batu bara dan karet.
sumber : http://regional.kompas.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *