POLRES PANGGIL GURU DIDUGA CABULI GADIS BISU

Tarutung, (Analisa). Polres Taput memanggil guru SD, MA (40), warga Desa Doloksaribu Kecamatan Pagaran Kabupaten Taput, terkait dugaan pencabulan terhadap EP (16) seorang gadis bisu yang bekerja sebagai pembantu.
“Kita sudah melakukan pemanggilan terhadap guru SD yang dilaporkan keluarga korban, atas tuduhan pencabulan terhadap gadis bisu yang juga merupakan pembantunya. Mungkin dua hari ini kita akan periksa tersangka apakah benar melakukan pencabulan,” tandas Kasubbag Humas Polres Taput Aipda W Baringbing kepada wartawan di Mapolres, Jumat (7/9).

Disebutkan, menurut keterangan pelapor yang merupakan ayah kandung korban EP ke Mapolres, peristiwa pencabulan dilakukan guru itu terjadi enam bulan lalu hingga korban hamil 6 bulan.

“Ini terungkap, setelah ibu korban melihat perut gadisnya mulai besar dan membawa anaknya ke bidan, ternyata positif hamil enam bulan. Setelah itu, ibunya menanyakan kepada anaknya siapa yang melakukan, dengan bahasa isyarat anaknya itu mengakui dan mengatakan yang melakukan perbuatan adalah terlapor,” katanya.

Baringbing mengatakan, sebelum membawa kasus ini ke ranah hukum, pihak keluarga korban sudah melakukan pendekatan persuasif kepada tersangka untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Tapi, kata keluarga korban pihak tersangka tidak kooperatif hingga kasus ini dilapor ke Polres, kita akan proses kasus ini sesuai prosedur dengan memanggil guru yang bersangkutan,” katanya. (can)
sumber: http://analisadaily.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *