KASUS NARKOBA DI SUMUT MENUMPUK

MEDAN – Kepolisian Daerah Sumatera Utara mencatat adanya  tumpukan 1.676 kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dengan tersangka sebanyak 2.196 orang sejak Januari hingga akhir Agustus 2012.

Dalam data yang didapatkan di Mapolda Sumut di Medan, hari ini,  disebutkan jenis narkoba yang berhasil diamankan berupa kokain, ganja, putau, shabu-shabu, ekstasi, dan sejumlah zat berbahaya.

Sedangkan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba jenis heroin dan morfin belum ditemukan di Sumut hingga akhir Agustus 2012.

Jika dirinci secara per kasus, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba jenis kokain hingga akhir Agustus 2012 hanya satu kasus dengan satu orang tersangka.

Kemudian, ganja dengan 605 kasus dan 750 tersangka, putau dengan satu kasus dan satu tersangka, shabu-shabu dengan 1.021 kasus dan 1.369 tersangka, ekstasi dengan 37 kasus dan 60 tersangka, serta penyalahgunaan zat berbahaya sebanyak 11 kasus dan 15 tersangka.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan kokain satu gram, ganja berupa daun seberat 1,013 ton, biji ganja 289 gram, pohon ganja sebanyak 35.984 batang, serta ladang ganja dengan luas sekitar 20 ribu meter bujur sangkar.

Kemudian, putau seberat 0,17 gram, shabu-shabu 20.332,37 gram, ekstasi sebanyak 2.279 butir, serta 105,4 gram bahan baku ekstasi, satu unit mesin cetak ekstasi, dan beberapa alat lain untuk memproduksi obat terlarang itu.

Sedangkan zat berbahaya yang diamankan berupa 356 butir pil happy five, 4.860 gram ketamine, dan 15 botol minuman keras tanpa izin.

Jika dilihat dari status pelaku, diketahui adanya 44 oknum aparatur negara yang terlibat dalam peredaran gelapa dan penyalahgunaan narkoba tersebut yakni TNI (empat orang), Polri (24 orang), dan PNS (16 orang).

Sedangkan tersangka lainnya terdiri dari pegawai swasta (186 orang), pelajar (43 orang), mahasiswa (23 orang), buruh (264 orang), dan pengangguran (1.636 orang).
sumber: http://waspada.co.id

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *