ISTRI TORIQ DIPANGGIL UNTUK KENALI KORBAN BOM DEPOK

Apakah korban adalah Muhammad Toriq, belum bisa dipastikan.

VIVAnews – Tim Detasemen Khusus 88 Anti Teror Mabes Polri dalam waktu dekat akan memanggil kembali Yanti, istri Toriq, peracik bom yang kini masih dalam pengejaran.

Pemanggilannya kali ini bukan untuk pemeriksaan terhadap kegiatan suaminya, melainkan untuk mengenali korban yang mengalami luka bakar saat ledakan di rumah kontrakan di Jalan Nusantara, Beji, Depok, Sabtu malam, 8 September 2012.

“Salah satu yang kita libatkan adalah istrinya untuk melihat korban. Tentunya yang kenal dengan yang bersangkutan bisa spesifik ya,” kata Kapolri Jenderal Timur Pradopo, Minggu 9 September 2012.

Terkait adanya orang yang melarikan diri saat ledakan terjadi, Timur menegaskan, pihaknya masih melakukan pengejaran ke titik-titik yang sudah ditentukan oleh petugas.

“Jadi semua pergerakan dari yang di Tambora, semua kami analisis dan langkah selanjutnya terutama dari perspektif kejahatan. Itu yang kita lakukan terutama yang didepok,” kata Mantan Kapolda Metro Jaya ini.

Tiga orang terluka akibat ledakan tersebut. Salah satunya seorang pria tak dikenal mengalami luka bakar parah 70 persen. Satu tangannya bahkan putus. Karena identitasnya belum ditemukan, polisi menyebut pria ini sebagai Mr X.

Sementara, dua orang lainnya yakni Mulyadi Tofik Hidayat dan Febri Bagus Kuncoro mengalami luka ringan, juga masih dalam perawatan.

Sebelum ledakan terjadi di Beji, insiden serupa terjadi di kawasan Tambora, Jakarta Barat. Pemilik rumah, Toriq (30) sontak melarikan diri saat warga mencoba mendobrak rumahnya yang mengeluarkan kepulan asap berbau mesiu.

Saat ditanyakan, apakah korban kritis itu adalah Muhammad Toriq, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Djoko Suyanto belum bisa memastikan.

“Untuk korban sedang diteliti, siapa identitasnya, kalau sudah ada pasti kami sampaikan,” kata Djoko di kantornya.
sumber : http://nasional.news.viva.co.id

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *