ISTRI TERSANGKA BLOCKGRAND DITIPU RP 50 JUTA, MENGADU KE POLRES LANGKAT

Stabat, (Analisa). Har (48), warga Lingkungan III Sejati Kelurahan Dondong Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat, merupakan istri tersangka kasus dugaan korupsi RF yang ditahan jaksa, mengadu ke Polres Langkat, Kamis (6/9) sore.
Pengaduan itu, karena dia ditipu. Korban mengaku uang Rp50 juta disetorkan melalui BNI Stabat setelah menerima telepon dari oknum mengaku Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Stabat, Asep Nana Mulyana, guna kebutuhan administrasi menolong suaminya, RF yang sekarang mendekam di Rutan Tj Pura.

“Saya menurut saja, ketika ada pihak yang mengaku dari kejaksaan negeri (Kejari) Stabat menelepon. Menurut oknum yang menelepon, dia Asep Nana Mulyana selaku Kepala Kejari Stabat dan meminta mentransfer uang Rp50 juta untuk menolong suami saya,” kata Har di ruang SPK Mapolres Langkat.

Diceritakannya, pukul 11.00 WIB, Salam Syahputra selaku Sekretaris Dinas Pendidikan dan Pengajaran (Dikjar) menghubungi korban dan menjelaskan, ada oknum dari kejaksaan menelepon dia meminta dihubungkan dengan korban mengingat suaminya sedang meringkuk di Rutan Tj Pura.

Selanjutnya, meskipun sempat merasa tidak percaya jika Kajari Stabat mau menghubungi langsung begitu, namun dia tetap saja meladeni si oknum itu berkomunikasi.

“Saat bertelepon, dia menyebutkan namanya Asep Nana Mulyana. Dia juga memberikan pengertian kepada saya agar sabar dan seterusnya menyarankan menyerahkan sejumlah uang untuk mempermudah ataupun membantu nasib suami saya. Memang ketika itu, oknum itu tidak mau sebutkan berapa jumlahnya, namun akhirnya disepakati nominalnya Rp50 juta dan disetorkan melalui Bank BNI atas nama Linda K,” sebut korban.

Merasa yakin kalau yang menelepon Kejari Stabat, karena yang mengabari dia adalah Salam, Hariati pun percaya saja sekaligus menyetorkan uang melalui BNI Stabat. Sayangnya, korban baru sadar setelah menyetorkan uang dimaksud kemudian mendatangi Kantor Kejari Stabat seraya mempertanyakan keberadaan Kajari.

Setelah mendapatkan jawaban kurang memuaskan, Hariati mengcros cek ke Salam apakah orang yang dimaksud benar Kajari Stabat. Lagi-lagi jawaban kurang memuaskan dia terima, pasalnya Salam juga tidak tahu persis benar tidaknya orang yang menghubungi dia serta meminta difasilitasi berkomunikasi dengan Hariati adalah Asep Nana Mulyana.

“Tak tahu lagilah bagaimana ini, tetapi uang itu sudah disetorkan. Pak Salam juga tidak kenal betul apakah yang meminta dia memfasilitasi berkomunikasi dengan saya adalah Kajari Stabat,” lirih korban berurai air mata.

Kapolres Langkat AKBP Leonardus Eric Bhismo SIK, SH melalui Pjs Kasat Reskrim Kompol Marjo ketika dikonfirmasi Analisa membenarkan laporan itu. Kini kasusnya masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. (hpg)
sumber: http://analisadaily.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

1 Response to ISTRI TERSANGKA BLOCKGRAND DITIPU RP 50 JUTA, MENGADU KE POLRES LANGKAT

  1. Pingback: white house market link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *