DUA SEPEDA MOTOR BERTABRAKAN, SEORANG TEWAS

Tebingtinggi, (Analisa). Kasus laka lantas menelan korban jiwa dan Luka berat kembali terjadi di Kota Tebinggi, kali ini dua sepada motor bertabrakan satu tewas dan 1 luka berat, Rabu (5/9) pukul 18.00 WIB.
Sumber Analisa menyebutkan, kasus laka lantas merengut nyawa korban dan luka berat itu terjadi di Jalan Gatot Subroto Km IV Lingkungan I, persisnya di depan Hotel Safari Kelurahan Lubuk Baru Kecamatan Padang Hulu Kota Tebingtinggi. Korban Zainuddin alias Zai (43) warga Jalan Prof. Hamka Lingkungan V Kelurahan Durian Kecamatan Bajenis Kota Tebingtinggi, Korban menderita luka berat dan menghembuskan nafas terakhir di RS Poldasu Bhayangkari Cabang Tebingtinggi, Rabu (5/9) pukul 23.30 WIB.

Sementara lawan kontra sepeda motor M Alfadli (20) warga Jalan SM Raja Lingkungan V Kelurahan Bandar Sono Kecamatan Padang Hilir Kota Tebinggi menderita luka berat dan kondisinya sekarat, kini masih menjalani rawat inap di RS Poldasu Bhayangkari Cabang Tebingtinggi.

Kecelakaan lalu lintas ini berawal, ketika korban Zainuddin mengenderai sepada motor Mio dari Tebingtinggi Deli menuju arah Pabatu, sementara lawannya M Alfadli juga mengendarai sepeda motor bebek baru dari arah Pabatu menuju Tebingtinggi Deli. Diduga, kedua korban ini mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi, akhirnya tabrakan tidak bisa dihindarkan.

Usai tabrakan cukup mengagetkan warga itu, kedua korban terpental di tengah badan dan beram jalan sekaligus menderita luka berat. Melihat kejadian itu, warga masyakarat dan jiran tetangga tidaka ada yang berani menolong kedua korban. Pasalnya, masyarakat takut karena petugas lalu lintas belum berada di lokasi kejadian.

Setelah petugas laka tiba, masyarakat dan petugas kemudian mengevakuasi kedua korban yang sudah tidak sadarkan diri dan dalam kondisi kritis sekaligus di bawa ke RS Poldasu Bhayangkari Cabang Tebingtinggi.

Kedua korban ditangani langsung paramedis dan dokter, sementra korban Zainuddin alias Zai langsung masuk ruangan operasi. Zainuddin menderita luka dibagian kepala dan mengeluarkan darah, tangan dan kaki kanan patah. Sementara korban M Alfadli menderita luka dibagian kepala dan wajah.

Ratusan masyarakat dan jiran tetangga kedua korban memadati halaman parkir RS Poldasu Bhayangkari Cabang Tebingtinggi, usai menjalani operasi korban Zainuddin tidak sadarkan diri, begitu juga korban M Alfadli terus mengerang. Bahkan, keluarga korban Zainuddin alias Zai sempat meraung raung, sementara korban M Alfadli tempat tidurnya berdampingan satu ruangan.

Sekira pukul 23.00 WIB, nyawa korban Zainuddin alias Zai tidak bisa diselamatkan. Susana di RS Poldasu Bhayangkari Cabang Tebingtinggi menjadi pecah dengan tangisan dan pekikan keluarga korban, bahkan keluarga koran M Alfadli juga menangis menyaksikan itu. Pasalnya, korban M Alfadli terbujur sempat mengerang dan melonjak lonjakkan kakinya keatas.

“Korban sore itu ingin ke Pabatu, kemungkinan korban ada mendapat kerjaan baru sebagai tukang cat. Karena, sekarang ini dia sedang bekerja di rumah M Husni toke daging. Rencananya, malam ini juga akan dirujuk ke rumah sakit di Medan. Sehingga rencana itu gagal, korban telah meninggal dunia”, kata seorang keluarga korban kepada Analisa.

Kasus laka lantas ini sudah ditangani sepenuhnya pihak Satlantas Polres Tebingtinggi. (cha)
sumber: http://analisadaily.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *