PROYEK PENGOREKAN PARIT TERBENGKALAI, WARGA SEKIP MENGELUH

Medan-andalas Warga dan pengendara kendaraan bermotor mengeluhkan proyek pengorekan parit yang dibiarkan terbengkalai oleh pemborong di Jalan Sekip, Kecamatan Medan Petisah.

Selain terbengkalai, proyek yang tak diketahui siapa penanggung jawab ini telah   menghancurkan badan jalan di sisi kiri dan kanan akses jalan masuk ke Gang Buntu yang lokasinya persis di seberang Gedung Putih (rumah pendiri IPK Alm Olo Panggabean).

“Terbengkalainya proyek pengorekan  parit ini meninggalkan lubang besar. Sejumlah  warga ikut dirugikan karena terperosok ke dalam parit saat mengendarai kendaraan bermotor terutama mobil,” kata Fiviyani, salah satu warga Jalan Sekip Medan kepada andalas, Jumat (7/9).

Dikatakannya, bekas badan jalan yang dihancurkan oleh pemborong sekira tiga bulan lalu telah ditinggalkan begitu saja dan tidak diperbaiki lagi. Akibatnya jika ada kendaraan roda empat yang mencoba melintas selalu saja terperosok ke dalam parit.

“Ini sangat membahayakan karena lubang pengorekan parit yang menghancurkan badan jalan sisi kiri dan kanan akses jalan masuk Gang Buntu dibiarkan menganga. Gara-gara galian ini mobilku juga terperosok dan nyaris masuk parit ketika mau pulang,” keluh Fiviyani

Fiviyani menambahkan, selain membahayakan, lamanya proses pengorekan parit juga mengakibatkan sejumlah pedagang di kawasan tersebut mengeluh, karena konsumen enggan memasuki toko mereka, sehingga dari segi bisnis warga juga ikut dirugikan.

Halan senada juga disampaikan Shelly Kwok, seorang ibu rumah tangga yang setiap hari melintasi Jalan Sekip Gang Buntu. Saat ditemui di depan bengkel mobil Sunly, Shelly  mengeluhkan kondisi jalan masuk ke gang Buntu karena sangat rawan saat dilintasi kendaraan baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

“Jika pengendara tidak waspada saat melintas, bisa mengalami kecelakaan. Selain dalam, lubang paritnya juga besar. Kendaraan yang datang dari arah Gang Buntu ke Jalan Sekip  atau sebaliknya  tidak bisa menghindari  jalan tersebut,” ujar Shelly.

Terkait proyek pengorekan parit yang terbengkalai ini, Shelly berharap Pemerintah Kota Medan memperhatikan kerusakan jalan ini. “Kalau ada jalan alternatif mungkin masih bisa ditoleransi, tapi ini jalan satu-satunya dan Pemko melalui instansi terkait  harus  segera memperbaikinya. Setiap hari banyak kendaraan yang lewat jalan ini,” harap Shelly.

Acuan, salah seorang warga setempat juga menuturkan, kondisi jalan tersebut cukup memprihatinkan. Beberapa hari lalu, dirinya ikut membantu mendorong dan mengangkat mobil salah seorang warga yang terperosok ke dalam lobang maut itu.

“Saya tidak tahu ada yang celaka dan luka parah atau tidak. Tapi setahu saya memang sering terjadi beberapa kali mobil dan sepeda motor yang terperosok,” ucap Acuan seraya  berharap Pemko Medan segera memperbaikinya karena merupakan jalan utama penghubung Gang Buntu dengan Jalan Sekip. (Siong)
sumber : http://harianandalas.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *