POLDASU SELIDIKI DUGAAN PENGABURAN WARNA PUPUK

Setelah Menetapkan Tersangka

Medan-andalas Subdit II/Indag Direktorat Reserse dan Kriminal Khusus Polda Sumut terus menyelidiki dugaan pengaburan warna pupuk sebanyak 2500 ton yang disimpan di tiga gudang Jalan Jalan Kayu Putih, Mabar, Kecamatan Medan Deli. Sebab, secara keseluruhan terlihat putih tapi ada juga bercampur dengan merah temuan

“Kita sedang fokus menyelidiki dugaan pengaburan warna pupuk itu,” kata Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Sadono Budi Nugroho didampingi Kasubdit II/Indag, AKBP Edi Fariadi, usai salat Jumat (7/9) di Mapolda Sumut.

Selain itu, sebutnya, penyidik juga akan mencari berbagai informasi asal pupuk mulai dari Palembang, Lampung, Surabaya hingga sampai Medan. Sebab, tidak dipungkiri bisa saja kecurangan telah dilakukan sejak di perjalanan menuju kota ini.

Kemudian, sambung Sadono, Subdit II/Indag akan  berkoordinasi dengan Dinas Pertanian terkait keberadaan atau stok pupuk di Medan, kemudian Disperindag terkait dimana kesalahannya serta PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) bakal diminta keterangan.

Sadono menjelaskan, kini, Direktur PT Asia Multi Nusantara (AMN), Rudi Berdikari sudah resmi menjadi tersangka karena melakukan pelanggaran dalam pengerjaan memindahkan pupuk dari karung warna putih ke warna coklat dengan menggunakan alat (packing-red) yang dikategorikan sebagai kegiatan produksi tanpa izin.

“Pengerjaan dengan memindahkan pupuk dari karung warna  putih ke warna coklat dengan menggunakan alat atau packing, melanggar UU No 5 Tahun 1984 tentang perdagangan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” terang Sadono. (HER)
sumber : http://harianandalas.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *