MALING AMBIL UANG 60 RIBU DARI PT FIF

TRIBUN-MEDAN.com, PEMATANGSIANTAR – Maling menyantroni PT Federal International Finance (FIF) Pos Pematangsiantar. Aksi ini dilakoni dengan mulus, membuka jerjak besi di ruang bos kantor tersebut.

Informasi dihimpun, Jumat (7/9) sekira jam 08.30 wib, sesuai dengan pengakuan salah seorang karyawan perusahaan FIF, Siswoyuono (35) warga Jalan Senam Bawah Kelurahan Bantan Kecamatan Siantar Barat, disaat membuat laporan pengaduan ke Polsek Siantar Utara. Peristiwa itu diketahui, Jumat (7/9/2012) sekira jam 06.30 wib. Akibatnya, 1 unit LCD merek HP, 1 unit CPU merek Acer, uang tunai Rp 60 ribu dan 1 BPKB kereta BK 2940 LI raib digondol maling.

Ari Prasetya (19) office boy di kantor PT FIF di Jalan Ade Irma Kelurahan Martoba Kecamatan Siantar Utara itu, baru masuk kerja. Namun ketika masuk ke dalam kantor, ternyata pintu kedua telah terbuka, dan setelah dicek dengan memeriksa, diketahui barang berupa 1 unit LCD merek HP, 1 unit CPU merek Acer, uang tunai Rp 60 ribu yang ada di laci Siswoyuono dan 1 BPKB kereta Suzuki Shogun atas nama Bambang Fadli Sahriza, telah hilang.

Mengetahui hal itu, Ari yang merupakan warga Jalan Kenanga Kelurahan Simarito Kecamatan Siantar Barat itu, segera menghubungi Siswoyuono. Selanjutnya, Ari dan Siswoyuono melakukan pengecekan ke lantai II. Ternyata, jerjak jendela yang terbuat dari besi telah terbuka dari kosennya, dengan membuka seluruh baut jerjak tersebut. Oleh sipelaku, jerjak disandarkan ke dinding.

Kapolsek Siantar Utara, AKP M Nababan saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, membenarkan adanya peristiwa pencurian tersebut tersebut.

“Akibat kejadian itu, pihak PT FIF selaku korban, mengalami kerugian yang ditaksir sekitar Rp 7 juta,” ujar Kapolsek, sembari menambahkan bahwa pihaknya, saat ini sedang melakukan penyelidikan terhadap pelaku pencurian tersebut. (afr / tribun-medan.com)
sumber: http://medan.tribunnews.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *