GALIAN C ILEGAL NEKAT KERUK ALUR SUNGAI

IMANUEL SITEPU. BIRU-BIRU. Walau sudah dilakukan penertiban berkali-kali oleh unsur Muspika Kecamatan Biru-biru, namun penambangan Galian C milik PANBERS di bagian hulu lokasi pemandian Pantai Sarilaba Biru Indah tetap beroperasi hingga sekarang. Bahkan, sang pengusaha telah berani melakukan pengerukan di alur sungai sehingga sangat dikawatirkan akan berdampak pada ekositem alam sekitar.

Pantauan Sora Sirulo [Jumat 7/9] di lokasi, tampak 3 unit alat berat jenis becho dioperasikan untuk mengobok-obok alur sungai. Sementara puluhan armada Dum Truk tampak keluar masuk lokasi penambangan membawa material. N tarigan (45) salah satu warga ketika ditemui wartawan mengaku tak habis pikir mengapa Galian C tersebut tetap beroperasi walau telah beberapa kali dirtertibkan akibat terus disoal warga.

“Saya tak habis pikir mengapa Galian C ini terus beroperasi. Padahal warga telah beberapa kali menyampaikan keberatannya. Kami tidak tau lagi ke mana mengadu. Keberatan warga akibat dampak galian yang merusak jalan dan menimbulkan polusi sudah pernah kami sampaikan kepada Muspika, Muspida dan Kapoldasu. Namun penambangan hanya berhenti sementara. Bahkan, sekarang, pengusaha terlihat makin mengganas. Mereka nekat mengeruk alur sungai. Bila ini tetap dibiarkan, sangat dikawatirkan akan terjadi banjir bandang yang merusak lokasi wisata pantai Sarilaba Biru Indah di bagian hilir sungai,” tutur Tarigan.

Sehubungan dengan itu, warga Biru-biru meminta Bupati Deliserdang Amri Tambunan memanggil SKPD seperti Dinas Pariwisata, Dinas Pertambangan, Cipta Karya dan Satpol PP duduk bersama membahasnya. “Kelakuan pengusaha mengeruk alur sungai sudah menyangkut kepentingan orang banyak,” tegas Tarigan.
sumber : http://www.sorasirulo.net

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *