EMPAT PREMAN PASAR TRADISONAL DICIDUK POLISI

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN –  Polsekta Medan Kota menangkap empat preman yang melakukan pemerasan atau pungutan liar (pungli) terhadap pedagang pasar tradisional Jalan Bulan, Jumat (7/9/2012) dinihari.

Keempat preman itu, Edy Manalu (43) warga Jalan Tanjung Morawa KM 12,5, Gitar Manullang (34) warga Jalan Kawat III Lingkungan 18 Medan Deli, Ardi Sihotang (22) warga Jalan Pasar 1 Kampung Tapanuli, Tanjung Rejo, Tembung dan Putra Erlangga (29) warga Jalan Pelita 2, Medan.

Dijelaskan Kapolsekta Medan Kota, Kompol Sandy Sinurat, Edy Manalu diamankan karena mengutip uang parkir secara tak resmi dan barang bukti disita Rp 120.500. Sementara Gitar, karena mengutip uang kepada pengemudi mobil barang dan disita uang Rp 93.000, Ardi meminta sejumlah uang kepada pedagang dengan alasan uang lampu. Sedangkan Putra juga mengutip uang parkir sebanyak Rp 52.000.

“Kita tidak bisa mentolerir tindakan para preman ini. Karena mengakibatkan keresahan masyarakat, terutama para pedagang di pasar tradisional Jalan Bulan,” kata Sandy saat memaparkan tangkapan itu di Mapolsekta Kota, Jumat sore.

Sandy tegas mengatajan, kegiatan pemberantasan preman akan terus dilakukan untuk memberi rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Saat ini, lanjutnya, empat preman tersebut menjalani pemeriksaan dan segera didata untuk kemudian ditahan.

“Masyarakat yang merasa jadi korban pungli atau premanisme dengan dalih apapun, seperti uang keamanan, parkir tak resmi dan sebagainya, segera melapor ke Mapolsekta Medan Kota atau telepon 061-7331352 dan SMS Center Polresta Medan 3967,” Imbau Sandy. (fer/tribun-medan.com)
sumber: http://medan.tribunnews.com

This entry was posted in Berita, Informasi Penting. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *