DINKES PAKPAK BHARAT SIAP MELAWAN ASFIKSIA

Pakpak Bharat-andalas Di kalangan awam, istilah asfiksia mungkin belum populer. Asfiksia merupakan keadaan bayi baru lahir tidak dapat bernafas secara spontan dan teratur. Bayi dengan riwayat gawat janin sebelum lahir, umumnya akan mengalami asfiksia pada saat dilahirkan.

Masalah ini erat hubungannya dengan gangguan kesehatan ibu hamil, kelainan tali pusat, atau masalah yang mempengaruhi kesejahteraan bayi selama atau sesudah persalinan. Di Indonesia, 27 persen penyebab kematian bayi saat baru dilahirkan karena asfiksia.

Menyikapi kondisi ini, terutama dengan tujuan untuk menurunkan angka kematian bayi akibat asfiksia, Dinas Kesehatan Pakpak Bharat menggelar pelatihan penanganan asfiksia dengan sasaran para Bidan, karena merekalah ujung tombak dalam meminimalisir kondisi ini.

Pada tahap ini masih dilakukan terhadap 20 bidan yang sebagian besar berada di Puskesmas-puskesmas se-Kabupaten Pakpak Bharat.

Kadis Kesehatan Pemkab Pakpak Bharat, dr Thomas, Jumat (7/9) menyampaikan, sering ditemukan kelalaian terkait kondisi asfiksia yang terlihat seperti bayi megap-megap (susah bernafas) saat baru dilahirkan.

“Sebenarnya ini adalah situasi berbahaya bagi bayi dan harus dilakukan penanganan cepat dan tepat,” katanya.

Dia juga menyatakan bersyukur, karena angka kematian bayi di Kabupaten Pakpak Bharat. Termasuk yang terendah dalam beberapa tahun terakhir dan itu harus semakin diturunkan, salah satunya melalui kegiatan tersebut.

Ketua panitia kegiatan ini, yang juga Kasi Kesehatan Keluarga dan KB, Riani Berutu menyebutkan, untuk tahap ini pelaksanaan pelatihan dilaksanakan selama tiga hari di Hotel Waris, Salak, sejak 3 hingga 5 September 2012, menghadirkan pembicara dari Provsu.

“Pada kegiatan ini kami menerapkan metode demo, selain diskusi, tanya jawab dan sharing, sehingga hasil maksimal yang diharapkan akan segera tercapai,” kata Riani Berutu.(Wes)
sumber : http://harianandalas.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *