TPL BINA PETERNAK SAPI DAN LEBAH MADU

PORSEA – PT Toba Pulp Lestari (TPL), perusahaan modal asing dan terbuka yang berpusat di Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, membina puluhan peternak sapi Bali dan lebah madu guna membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari berbagai desa sekitar perusahaan.

Direktur PT TPL Juanda Panjaitan ketika meninjau kawasan hutan tanaman industri (HTI) Sektor Aek Nauli, Kabupaten Simalungun, mengatakan, rata-rata dalam dua bulan setiap peternak lebah mampu menghasilkan 20 kilogram madu yang kemudian dikemas dalam botol dan dipasarkan ke berbagai daerah.

Panjaitan didampingi Aam Hasanuddin dari Dinas Penelitian Kehutanan Aek Nauli, tidak menyebutkan nilai bantuan untuk peternak lebah yang mereka bina bersama Dinas Kehutanan setempat, namun jumlahnya kian bertambah hingga ke beberapa kabupaten yang terdapat HTI.

Sinaga, seorang peternak lebah, mengakui usaha ternak lebah madu sebagai kegiatan sampingan, namun bisa membantu perekonomian keluarga dan ia mengharapkan manajemen PT TPL juga dapat membantu pemasaran madu asli dari kawasan Toba.

Aam Hasanuddin (46) dari Dinas Penelitian Kehutanan Aek Nauli, mengatakan ada sembilan jenis lebah madu di dunia, enam di antaranya terdapat di Indonesia dengan menghasilkan madu berkualitas yang mampu menyembuhkan berbagai penyakit.

Dari berbagai penelitian tentang khasiat madu asli seperti yang mereka produksi, Aam menyebutkan antara lain dapat menyembuhkan penderita diabetes, kolesterol, darah tinggi, kurang tenaga dan menumbuhkan jaringan baru dalam tubuh.

“Ada beberapa cara bagi masyarakat umum agar mengenali madu yang asli, yakni tidak berbuih, langsung jatuh dan tetap menyatu jika dituang ke dalam air, tidak membeku dan jangan disimpan di dalam lemari es,” jelasnya hari ini.

Selain membina peternak lebah madu, menurut Panjaitan yang didampingi direktur lainnya Leonard Hutabarat dan Humas Limbartus Siregar, manajemen TPL juga membantu usaha ternak sapi Bali yang kini telah berkembangbiak cukup pesat di sejumlah desa.

Konsep pembangunan kemasyarakatan yang dilakukan TPL terhadap masyarakat di sembilan kabupaten, yakni di Tobasa, Taput, Humbahas, Simalungun, Tapanuli Selatan, Samosir, Pakpak Bharat, Dairi dan Padang Lawas Utara di antaranya membantu petani dan nelayan miskin, siswaberprestasi, kontraktor lokal, infrastruktur serta bantuan bencana alam.
sumber: http://waspada.co.id

This entry was posted in Berita, Informasi AgriBisnis. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *