TNGL PERLU DILESTASIKAN

MEDAN – Keberadaan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) yang berada antara Provinsi Sumatera Utara dan Aceh memiliki multifungsi sebagai daerah tangkapan air utama bagi kehidupan manusia sehingga harus dijaga kelestarian alamnya.

(acehimage.com)

TNGL juga membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pendapatan daerah dengan sejumlah potensi wisata seperti pemandian Bukit Lawang, Tangkahan dan Marike di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, yang telah dikelola masyarakat.

Menurut seorang peneliti Eropa, Van Beukering di Medan, hari ini, nilai ekonomis TNGL jika dikonversi secara keseluruhan mencapai US$9.358 juta. Nilai konversi tersebut lebih besar jika dibandingkan dengan pemanfaatan hasil kayu yang hanya mencapai US$6.961 juta.

Pada tahun 1981, menurut Badan PBBB yang menangani bidang pendidikan, sains, dan kebudayaan (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization/UNESCO), TNGL telah ditetapkan sebagai cagar “Biosfer” yakni kawasan yang memiliki ekosistem asli dan unik yang perlu dilestarikan untuk ilmu pengetahuan.

Pada 1984, TNGL ditetapkan “ASEAN Heritage Parks” (Taman Warisan ASEAN) dan pada 2004 menjadi “Tropical Rainforest Heritage of Sumatera.”
sumber: http://waspada.co.id

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Jelajah Objek Wisata Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *