POLISI GELAR REKONTRUKSI KASUS PEMBAKARAN WARGA BINJAI

Binjai, Sumut (Berita) : Polisi sektor Binjai Utara, Kota Binjai Sumatera Utara, melakukan rekontruksi kasus pembakaran dua warga Binjai yang mengakibatkan korban meninggal dunia, yang dilakukan oleh empat orang tersangka pada tiga bulan lalu.

“Kita sudah lakukan rekontruksi terhadap kasus pembakaran dua orang korban amuk massa yang terjadi tiga bulan yang lalu,” kata Kepala kepolisian sektor Binjai Utara, Komisaris polisi  Widya di Binjai, Rabu(05/09).

Keempat orang tersangka pembakar dua korban itu, adalah A, K, E, dan N, yang merupakan warga kelurahan Kampung Damai Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, katanya.

Ditetapkannya keempat orang itu sebagai tersangka setelah polisi meminta berbagai keterangan saksi yang melihat kejadian.

Keempatnya ini turut melakukan penganiayaan dan pembakaran korban Kusdianto dan Fendi, yang kala itu diduga hendak melakukan aksi pencurian di desa mereka.

Pada awalnya para tersangka ini mengelak melakukan pembakaran terhadap korban Kusdianto dan Fendi, namun saat rekontruksi dilakukan di halaman mapolsek Binjai Utara, yang disaksikan jaksa penuntut umum dan kuasa hukum tersangka, para tersangka tidak bisa mengelak.

Ada 10 adegan yang dilakukan para tersangka dalam rekontruksi tersebut, kata Widya.

Satu persatu adegan diperagakan mulai dari korban yang ditangkap warga, aksi penganiayaan dan pembakaran oleh massa, hingga korban tewas setelah dirawat di rumah sakit.

Widya mengatakan pula diantara empat orang tersangka yang ditangkap, masih ada sejumlah tersangka lainnya yang masuk dalam daftar pencarian orang.

Mereka diduga juga ikut terlibat dalam aksi penganiayaan dan pembakaran kedua korban, katanya.

Meski korban diduga hendak melakukan pencurian, namun warga tidak berhak menghakimi korban apalagi membakarnya hingga tewas, ujarnya.

Dari informasi yang dihimpun bahwa pristiwa pembakaran dua warga Binjai hingga tewas ini terjadi pada pertengahan Juni 2012 yang lalu.

Kedua korban merupakan warga kelurahan Berngam dan kelurahan Bandar Sinembah kota Binjai, dimana mereka masuk ke kelurahan Damai sekitar pukul 04.00 Wib.

Warga yang curiga dengan kedua korban membawa karung berisi kayu dan kawat, langsung menangkap dan menghakiminya.

Bukan hanya itu, warga juga membakar kedua korban dengan mempergunakan bensin, hingga korban harus dilarikan ke rumah sakit karena menderita luka bakar yang cukup serius.Setelah dua hari dirawat, akhirnya korban meninggal dunia.(ant)
sumber: http://beritasore.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *