DURIAN ACEH SELATAN DAN LHOONG BANJIRI BANDA ACEH

Banda Aceh, (Analisa). Buah durian kini membanjiri sudut Kota Banda Aceh, menyusul panen raya di beberapa daerah seperti Aceh Selatan dan Lhoong, Aceh Besar dalam dua minggu terakhir. Namun meski sedang panen raya, namun tidak lantas berpengaruh pada harga jual durian di pasaran.
Pantauan Analisa, Kamis (6/9) di beberapa sudut Kota Banda Aceh banyak penjual buah durian baik pada siang maupun malam. Seperti di kawasan Pasar Peunayong, Stui dan Ule Kareng.

Khusus malam hari, pedagang sangat ramai memanfaatkan trotoar kawasan kampus Unsyiah Darussalam sebagai tempat berjualan durian dan begitu juga di kawasan Ulee Lhee.

Seorang pedagang durian asal Aceh Besar, Zaini (37) mengaku, dagangannya laris manis selama berjualan di Banda Aceh. “Laris manis bang, buah durian saya beli dari Lhoong selama musim panen raya ini. Walau harganya tetap tinggi, tapi bisa dicoba bang, pasti duriannya cukup lemak,” ungkap Zaini.

Dikatakan, durian dibeli dari petani langsung di kebun dan diangkut dengan menggunakan mobil pick-up ke Banda Aceh. Setiap harinya bisa diangkut sebanyak 1.000 buah dengan harga antara Rp10.000 hingga Rp25.000 per buah.

Dalam sehari, durian Zaini bisa terjual sebanyak 300-500 buah atau tergantung kondisi cuaca. Bila kondisi cuaca dingin seperti musim hujan, jualannya meningkat mencapai 600 buah per hari. Walau demikian, keuntungan yang diperolej tidak begitu besar karena petani di Lhoong menjual dengan harga tinggi.

Berbeda dengan pengakuan seorang pedagang lainnya Saiban (35), yang memasok durian dari Aceh Selatan. Diakui, durian yang dibelinya cukup murah, namun karena perjalanan jauh, maka tetap dijual sesuai dengan harga pasaran.

“Durian Ini saya beli dari Kuta Fajar dua hari lalu. Di sana harganya hanya Rp4.000 sampai Rp6.000 per buah untuk ukuran kecil dan Rp7.000 sampai Rp10.000 ukuran besar, tapi dijual sama dengan harga durian lainnya,” ujar Saiban.

Saiban yang sering menjual durian pada malam hari menambahkan, duriannya banyak terjual selama berjualan di seputaran kawasan Darussalam karena tidak sedikit mahasiswa doyan makan durian. (bei)
sumber: http://analisadaily.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *