BIAYA PASPOR RP1 JUTA DI IMIGRASI TANJUNGBALAI DIPERTANYAKAN

Tanjungbalai,(Analisa). Puluhan massa dari Posko Gerakan Berantas Korupsi (PGBK), Kamis (6/9) mendatangi kantor Imigrasi Tanjungbalai Asahan. Mereka mempertanyakan mahalnya biaya pengurusan paspor mulai Rp 600 ribu hingga Rp 1 juta.
Hal itu dinilai telah memberatkan masyarakat dan merupakan bentuk praktek pungutan liar (pungli) dalam pengurusan paspor.

“Mahalnya biaya pengurusan paspor di Kantor Imigrasi Tanjungbalai Asahan ini, diduga karena terlalu bebasnya calo untuk pengurusan paspor, hingga biaya resmi yakni Rp 255.000 untuk satu paspor bisa melambung mencapai Rp1 juta,” ungkap Ketua PGBK Tanjungbalai Asahan, Mukhlis Bela, saat meninjau pelayanan petugas di kantor Imigrasi Tanjungbalai Asahan.

Menurut Mukhlis, praktek pungli belum dapat dihapuskan dari kantor pelayanan publik. Bahkan di lingkungan kantor Kementerian Hukum dan HAM, seperti imigrasi yang mendapat remunerasi masih kental dengan kegiatan di luar peraturan ini.

Fakta menunjukkan dalam pengurusan paspor yang ditetapkan sebesar Rp255 ribu bisa mencapai Rp 1 juta, karena petugas masih menjalin kerjasama terselubung dengan calo.

“Kita mendesak agar kepala kantor Imigrasi Tanjungbalai Asahan lebih mengedepankan prinsip profesionalisme dalam menjalan tugas dan tanggungjawab, kegiatan percaloan atau pungli tidak akan berjalan, bila tidak mendapatkan fasilitas dari aparatur, penegakannya terpulang kepada hatinurani untuk menegakkan peraturan bukan mendambakan pemasukan yang tidak resmi,” katanya

Ketentuan

Kepala Kantor Imigrasi Tanjungbalai Asahan Yanizur SH MH mengatakan, pihaknya tetap mengenakan biaya sesuai ketentuan yakni Rp 255 ribu untuk mengurus paspor. Bahkan imigrasi telah melakukan sosialisasi atau imbaun kepada masyarakat, agar mengurus paspor langsung ke loket atau tanpa perantara (calo).

Bagi masyarakat yang mengurus paspor melalui calo, di luar tanggungjawab imigrasi. Sebab semua warga yang datang ke kantor tetap dikenakan biaya sesuai ketentuan.

“Imigrasi tidak pernah melayani percaloan dalam pengurusan paspor semua pembiayaan ditentukan sesuai ketentuan dan dibayar di loket resmi dengan bukti pembayaran yang sah, bila ada warga yang mengaku biaya terlalu mahal dianjurkan agar mengurus paspor secara langsung,” kata Yanizur didampingi Kasi Wasdakim Zezen Zainuddin dan Kasi Lalintuskim Gelora Adil Ginting.

Dalam pelayanan pengurusan paspor ini, katanya pihak imigrasi juga menerima pendaftaran 5 biro jasa resmi. Kelima biro jasa yang terdaftar di kantor Imigrasi Tanjungbalai Asahan saat ini, Espan Jaya, Kuda Putih, Satria Mandiri, Naga Mas dan Indah Karimun.

Besar biaya pengurusan paspor melalui biro jasa tidak menjadi kewenangan imigrasi, sebab imigrasi tetap mengeluarkan biaya sebesar Rp 255.000 setiap paspor.

“Siapapun yang datang mengurus ke imigrasi akan dikenakan biaya Rp 255.000 setiap paspor, bila ingin biaya sesuai ketentuan datanglah sendiri, petugas akan melayani dengan baik dan sesuai dengan prosedur,”tuturnya. (gsp)
sumber: http://analisadaily.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *