BAWA 8 KG GANJA, DUA PRIA ASAL ACEH DITANGKAP

Binjai, (Analisa). Polres Binjai mengamankan dua pria asal Aceh yang kedapatan membawa 8 Kg ganja yang hendak dijual ke Binjai di Jalan Tuanku Imam Binjol Kelurahan Setia Kecamatan Binjai Kota, Selasa (4/9) .
Saat itu, tersangka H (24) diantar dengan mobil Taxi DX yang dikemudikan Khairullah (43), warga Medan dengan tujuan ke Taman Makam Pahlawan Binjai.

Sesampai di Binjai baik supir taxi dan tersangka tidak tahu Taman Makam Pahlawan yang hendak dituju sudah dilalui. Karena sama-sama belum pernah ke Binjai supir berinisiatif untuk bertanya ke tempat yang hendak dituju. Kebetulan Khairullah berhenti tepat di Jalan Imam Bonjol dan bertanya kepada para petugas Brimob yang masih berjaga di areal kerusuhan.

Saat Khairullah bertanya kepada petugas Brimob di mana Taman Makam Pahlawan, tersangka yang tepat duduk di samping supir terlihat sangat ketakutan. Karena merasa curiga dengan gelagat tersangka, petugas Brimob menyakan identitas tersangka dan bertanya kepada supir taxi barang bawaan tersangka.

Tersangka sangat gugup dan ketakutan saat petugas menanyakan dan hendak memerikasa barang bawaanya. Saat diperiksa petugas menemukan 8 paket ganja di dalam tas jinjing yang dibawa tersangka. Tersangka diamankan ke Polres Binjai beserta barang bukti.

Menurut pengakuan tersangka, dia tidak sendiri masih ada temannya yang menunggu di Stasiun Bus Aceh Pondok Kelapa yang sama- sama beerangkat dari Aceh. Setelah melakukan koordinasi dengan SAT Polres Binjai kemudian dilakukan pengembangan untuk menangkap tersangka yang masih berada di Stasiun Pondok Kelapa.

Petugas yang melakukan penyamaran menuju stasiun bus Pondok Kelapa, akhirnya petugas yang menyamar menangkap tersangka AB (32).

Dari kedua tersangka H dan AB diamankan 8 paket ganja seberat 8 kilo gram, uang tunai Rp 199 ribu, 2 handphone dan tas jinjing. Kini kedua tersangka mendekam di Polres Binjai.

Berdasarkan keterangan tersangka AB yang berasal dari Aceh Utara, dia melakukan pekerjaan ini karena faktor ekonomi, menurutnya pekerjaan sebagai petani tidak dapat memenuhi kebutuhan keluarganya untuk menafkahi ketiga anaknya. Kedua tersangka mengaku, baru pertama kali menjual ganja, mereka mengaku di suruh bang Acun warga Banda Aceh untuk membawa ganja ke Binjai.

“Saya baru pertama kali ini membawa ganja, hal ini saya lakukan karena tuntutan ekonomi yang menjerat keluarga. Saya tidak mampu memenuhi kebutuhan keluarga kalau hanya bekerja sebagai petani, bang Acun menawarkan saya untuk membawa ganja ke Binjai dengan upah yang tidak ditentukan. Dia mengatakan, jika saya mampu menjual banyak akan mendapatkan upah yang banyak, karena merasa tergiur dengan ajakan bang Acun, saya menyetujuinya,” ungkap AB kepada wartawan.

Kasat Narkoba Polres Binjai AKP Achiruddin Hasibuan SH MH saat ditemui di ruang kerjanya,Rabu (5/9) membenarkan menangkap dua pria asal Aceh yang membawa 8 paket ganja kering seberat 8 kilogram ke Binjai.

Kini kedua tersangka mendekam di Polres Binjai beserta barang bukti dan Khairullah supir taxi yang membawa tersangka masih dimintai keterangan sebagai saksi di Polres Binjai. (nov)
sumber: http://analisadaily.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *