PUSAT GENJOT SEI MANGKEI

MedanBisnis – Jakarta. Pemerintah pusat berencana mempercepat persiapan sarana infrastruktur untuk mendorong operasional dua kawasan ekonomi khusus (KEK) yaitu Sei Mangkei, Sumatera Utara, dan Tanjung Lesung, Banten. Jalan tol, bandara, pelabuhan dan jaringan kereta api akan dibangun guna memudahkan para investor untuk masuk.
Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, pemerintah telah mengevaluasi progres untuk Sei Mangkei dan Tanjung Lesung. Progresnya, dia mengemukakan, cukup baik karena sudah ditetapkan PP selama 3 tahun harus selesai. “Kita minta dipercepat, dan yang diusulkan kita minta dipertajam lagi daya dukungnya,” ujarnya seusai rapat koordinasi membahas kawasan ekonomi khusus di Jakarta, Selasa.

Beberapa investor luar negeri dari Korea Selatan, Malaysia, Italia, Inggris dan lainnya diketahui melirik Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei  sebagai lokasi investasi. Tapi mereka masih menghadapi kendala khususnya soal perizinan lahan, sebagaimana dialami perusahaan multinasional Unilever yang akan membangun pabrik bernilai triliunan rupiah di sana. Perusahaan ini sedang menunggu perizinan penggunaan lahan saat ini.

Hatta mengakui proyek kawasan ekonomi khusus di Sei Mangkei sempat mengalami permasalahan dalam pengadaan lahan, sehingga menghambat pembangunan sarana infrastruktur yang dibutuhkan investor. “Kita harapkan sudah selesai, sehingga hal-hal yang berkaitan dengan masalah-masalah lahan kita harapkan tidak ada masalah lagi. Sedangkan untuk infrastruktur jalan dan sebagainya, itu sudah on the track dilaksanakan oleh Menteri Pekerjaan Umum,” ujarnya.

Dia mengharapkan pembangunan Sei Mangkei dapat berintegrasi dengan kawasan pelabuhan di sekitarnya seperti Dumai dan Belawan, serta mendorong pertumbuhan industri hilirisasi barang mineral tambang dan kelapa sawit di kawasan Sumatera Utara.”Pelabuhan ini bisa mengurangi beban Dumai dan Belawan yang nantinya akan mendorong pertumbuhan yang lebih tinggi hilirisasi dari industri, baik berbasis mineral maupun berbasis pangan atau sawit dan sebagainya,” papar Hatta.

Sedangkan untuk pengembangan kawasan wisata Tanjung Lesung, Hatta mengatakan, investor swasta siap untuk membangun jalan bebas hambatan serta bandara udara dan pemerintah siap memberikan dukungan dengan membangun serta memperlebar jalan nasional.”Kalau Sei Mangkei diajukan oleh BUMN di-back up oleh pemerintah, sedangkan Tanjung Lesung itu oleh swasta di-back up oleh pemerintah. Sehingga kewajiban pemerintah membangun dan mempelebar jalan sudah dilakukan Menteri Pekerjaan Umum dan akan selesai 2012-2013,” tuturnya.

Dalam rapat tersebut, Hatta menambahkan pemerintah juga membahas 13 usulan terkait kawasan ekonomi khusus baru dan dua kawasan ekonomi khusus yang menurut rencana akan segera terealisasi pembangunannya mulai tahun ini.

Dua kawasan ekonomi khusus tersebut antara lain Palu dan Bitung yang tergabung dalam koridor Sulawesi di Masterplan Percepatan Pembangunan dan Perluasan Ekonomi Indonesia (MP3EI).”Dewan Nasional KEK sedang membahas persiapan di 2012, dan tim mengusulkan dua itu Palu dan Bitung yang dua-duanya di Sulawesi,” tukasnya.

Hatta mengharapkan, dengan adanya persiapan yang matang untuk pengembangan kawasan ekonomi khusus, maka kasus di Sei Mangkei yang membuat investor sekelas Unilever menjadi ragu untuk membuka investasi karena masalah lahan, tidak terulang kembali.”Pengalaman Sei Mangkei itu yang membuat kita berhati-hati, kemarin itu kita siap, tetapi ada lahan yang bermasalah dan sekarang baru diselesaikan. Itu tidak boleh terjadi, KEK ditetapkan sebelumnya sehingga investor hanya tinggal masuk,” ujarnya.

Terkait masalah lahan dan tata ruang, Hatta mengungkapkan, pada tanggal 6 September nanti, hal ini akan dirapatkan bersama pemerintah daerah setempat.”Hal yang berkait dengan tata ruang akan dirapatkan tanggal 6 oleh gubernur dan tanggal 8 diharapkan selesai sehingga hal yang berkaitan dengan masalah lahan tidak ada masalah lagi,” tutupnya. (ant/dtf)
sumber: http://www.medanbisnisdaily.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *