PLT GUBSU DIMINTA EVALUASI KABIRO UMUM PROVSU

Medan-andalas Komisi C DPRD Sumut meminta Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho segera mengevaluasi dan menindak tegas bawahannya, Kepala Biro Umum Setdaprovsu Nurlela, yang dinilai tidak menghargai hubungan kemitraan dan sinergitas antara eksekutif dengan legislatif.

Ketua Komisi C Tohonan Silalahi menegaskan hal itu, kepada wartawan di ruang komisi tersebut, Selasa (4/9). Hadir dalam keterangan pers itu, Wakil Ketua Komisi Pasiruddin Daulay, anggota Muslim Simbolon, Eddi Rangkuti, Hardi Mulyono, Mulkan Ritonga, Hj Meilizar Latif, Ramli, M Nasir, A Hosen Hutagalung, Iman B Nasution, dan lainnya.

Tohonan menjelaskan, seharusnya pada Selasa pagi itu, Komisi C akan melaksanakan rapat dengar pendapat dengan Kepala Biro Umum Setdaprovsu sesuai dengan jadwal yang telah disahkan pada rapat Badan Musyawarah DPRD Sumut.

‚ÄúSurat undangan telah kita sampaikan ke Biro Umum dan diterima pegawai di kantor itu pada Jumat lalu. Namun, anehnya pihak Biro Umum berdalih tidak bisa menghadiri rapat, karena undangan baru diterima Selasa pagi. Ini kan namanya sudah tidak benar dan cenderung mencari-cari alasan,” kata Tohonan.

Terkait dengan sikap Kepala Biro Umum Setdaprovsu yang terkesan tidak menghargai undangan Komisi C DPRD Sumut itu, Tohonan sangat menyesalkannya. “Pejabat seperti ini sudah sepatutnya segera diganti,” tegasnya.

Padahal, tambah anggota komisi Muslim Simbolon, agenda yang akan dibahas dengan Kepala Biro Umum, merupakan masalah prinsipil dan sangat penting. Yakni, berkenaan dengan tiga hal. Pertama, evaluasi dan realisasi RKA APBD TA 2012. Kedua, evaluasi dan realisasi program kerja anggaran TA 2012 triwulan I dan II. Dan ketiga, penjelasan terhadap tindak lanjut hasil temuan BPK-RI tahun 2011.

Muslim menyatakan, sejatinya keberadaan Biro Umum merupakan ‘dapurnya’ Pemprovsu. Baik-buruknya citra Pemprovsu di antaranya sangat tergantung pada kinerja Kepala Biro Umum.

“Kalau beginilah cara kerja Kepala Biro Umum, kita mengkhawatirkan sejumlah program kerja Pemprovsu tidak akan berjalan sesuai ekspektasi masyarakat,” katanya.

Tohonan menyebutkan, berkenaan dengan attitude (perilaku) Kepala Biro Umum yang terkesan kurang baik tersebut, Komisi C minta Plt Gubsu segera memberikan teguran. “Selain itu, kita juga akan menjadwalkan pemanggilan kembali yang bersangkutan pada 10 September mendatang,” katanya.(UJ)
sumber : http://harianandalas.com

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *