PEMKAB SAMOSIR PERKENALKAN MADU ASLI PETERNAK LINTONG NIHUTA

MedanBisnis – Samosir. Bupati Samosir, diwakili Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Samosir Herbin Tampubolon, memperkenalkan produk madu asli dari Desa Lintong Nihuta, Kecamatan Ronggur Nihuta, beberapa waktu lalu.
Madu tersebut merupakan hasil dari beternak yang sudah lama ditekuni masyarakat Lintong Nihuta dengan jenis lebah yang dikembangkan adalah Apis Mellifera (Ranggiting).

Acara peluncuran madu asli ini dipadukan dengan Pelatihan Budidaya lebah madu yang dilaksanakan Kelompok Studi Pemrakarsa Pemberdayaan Masyarakat (KSPPM).

“Sebagai Desa Model dan Desa Unggulan, wajar daerah itu mempunyai keunggulan dari desa lainnya. Bukan hanya bertani saja, tetapi daerah itu harus memiliki produk unggulan. Penduduk Desa Lintong Nihuta harus lebih berbenah serta memiliki kemauan dan partisipasi,” ujar Herbin.

Pemerintah, kata dia, akan mendukung program-program yang tujuannya untuk mensejahterakan masyarakat termasuk pengembangan lebah madu di Desa Lintong Nihuta. Untuk itu, kelompok ternak lebah madu dapat menyampaikan program dan proposal kepada pemerintah untuk bahan pertimbangan dalam memberikan bantuan.

Staf KSPPM, Delima Silalahi,  mengatakan, masih diperlukan pendampingan yang lebih efektif terhadap para peternak madu. Sejak lama masyarakat sudah beternak madu, namun belum terorganisir dengan baik. “Perkembangan dan hasil lebah madu dipengaruhi iklim dan penggunaan pupuk pestisida di sekitar wilayah peternakan. Untuk itu diperlukan kerja sama di antara masyarakat serta peran pemerintah melalui dinas terkait,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PKK Kabupaten Samosir yang diwakili Ketua Dharma Wanita Ny Rohani Silitonga mengatakan, sebagai mitra masyarakat, PKK siap membantu dalam hal pendistribusian dan pemasaran madu.

“PKK telah memasarkan madu tersebut sampai ke toko-toko. Namun diharapkannya kemasan dan label dibuat lebih menarik serta dibuat dalam tiga bahasa (Batak, Indonesia, Inggris) untuk memperlancar pemasaran dan pemahaman pembeli,” jelas Ny Rohani.

Peternak madu Desa Lintong Nihuta, Aman Simbolon menjamin keaslian madu tersebut. Bahkan Aman bersedia dituntut bila ada konsumen yang merasa dirugikan dan menyatakan palsu. “Madu asli ini dijual dengan harga Rp 120.000 per botol, dapat dipesan  di Desa Lintong Nihuta dan Sekretariat Serikat Tani Kabupaten Samosir (STKS) di Pangururan,” kata dia. (tumpal sijabat)
sumber: http://www.medanbisnisdaily.com

This entry was posted in Berita, Informasi AgriBisnis. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *